Jogja
Senin, 12 Februari 2018 - 18:20 WIB

Gara-Gara Dibangun di Kawasan Hijau, 4 Sekolah di Kulonprogo Direlokasi

Redaksi Solopos.com  /  Nina Atmasari  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Petugas berupaya mengevakuasi siswa SD Negeri Trisik di Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kulonprogo dalam simulasi penanganan bencana gempa dan tsunami, Rabu (8/3/2017). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo berencana merelokasi empat unit sekolah ke Kawasan Pendidikan Terpadu (KPT)

Harianjogja.com, KULONPROGO-Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo berencana merelokasi empat unit sekolah ke Kawasan Pendidikan Terpadu (KPT) di Punukan, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates.

Advertisement

Tiga sekolah yang terdiri dari dua Sekolah Dasar (SD) dan satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini, dinilai perlu direlokasi karena berada di kawasan ruang terbuka hijau.

Sekretaris Disdikpora Kulonprogo, Eko Teguh Santoso mengatakan, sekolah yang akan direlokasi meliputi SD N Percobaan 2, SD N 2 Wates dan SD N Terbahsari dan SMP N 1 Wates. Menurut dia, rencana relokasi sekolah-sekolah tadi sudah dibahas dalam rapat koordinasi perencanaan relokasi bersama salah satu perguruan tinggi negeri Jogja.

“Penyelenggara sekolah juga sudah siap jika sewaktu-waktu direlokasi di kawasan pendidikan terpadu,” kata dia, Senin (12/2/2018).

Advertisement

Kepala Seksi Sarana Prasarana (Sarpras) SD, Yulianto menjelaskan, di tempat yang baru nanti, sekolah yang digabung itu akan dikelola dalam satu manajemen sekolah. Dalam kegiatan belajar mengajar tiap kelas mulai dari kelas I sampai kelas VI, masing-masing diparalel menjadi empat kelas.

“Dalam rapat koordinasi antara pihak Pemkab dengan PTN, tahun ini dijadwalkan memulai pekerjaan pembangunan sarana dan pra sarana gedung,” tuturnya.

Ia menambahkan, dana sekitar Rp5,5 miliar berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kulonprogo 2018 sedianya dialokasikan untuk merealisasikan relokasi ini. Tahun ini tahapan yang dilakukan adalah memulai pembangunan gedung SD.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif