Pegawai PT KAI Daops III Cilacap melakukan pengukuran ketinggian banjir. (Okezone.com-Dokumentasi PT KAI Daops III Cilacap) Pegawai PT KAI Daops III Cilacap melakukan pengukuran ketinggian banjir. (Okezone.com-Dokumentasi PT KAI Daops III Cilacap)
Senin, 12 Februari 2018 18:50 WIB JIBI/Solopos/Newswire Semarang Share :

BENCANA JATENG
Brebes-Tegal Banjir, Perjalanan KA Terhambat

Bencana banjir menggenangi jalur kereta api Brebes-Tegal sehingga perjalanan lima KA dipastikan terlambat.

Solopos.com, CIREBON — Jalur kereta api di km 55+4/9 lintas Brebes-Tegal terendam banjir, Senin (12/2/2018). Laman aneka berita Okezone.com berdasarkan keterangan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) III Cirebon memastikan sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan.

“Jalur kereta api tidak dapat dilewati karena rel terendam dan terkikis, dengan perkiraan perbaikan rintang jalan selama tiga jam dimulai dari pukul 11.30 WIB,” ungkap Manajer Humas PT KAI Daops III Cirebon, Krisbiyantoro.

Kris menyebutkan, jalur hulu terendam 20 cm dengan panjang 200 m dan jalur hilir terkikis sepanjang 12 m dengan kedalaman 1 m akibat bencana banjir yang melanda pesisir utara Jateng itu. Pihaknya pun meminta maaf kepada masyarakat pengguna jasa kereta api yang terkena dampak kelambatan kereta api akibat banjir di Brebes.

“Kami akan melakukan langkah-langkah untuk segera melancarkan perjalanan kereta api dengan tetap mengutamakan keselamatan. Kami mohon doa dari masyarakat agar kondisi yang disebabkan oleh faktor alam ini segera teratasi dan semua perjalanan kereta api senantiasa dalam kelancaran dan keselamatan,” katanya.

Untuk sementara, lanjutnya, bagi penumpang Kereta Api (KA) 402 Kaligung relasi Brebes-Semarang Poncol dapat melakukan pengembalian bea di stasiun keberangkatan. Adapun sejumlah kereta api yang mengalami keterlambatan di antaranya KA 62 Tegal Bahari yang ditaksir mengalami terlambat tiga menit, KA 2 Argo Bromo Anggrek terlambat empat menit.

“Kereta Api 210 Tegal Ekspres terlambat delapan menit, Kereta Api 98 Ciremai terlambat 59 menit, Kereta Api 14 Argo Muria terlambat 91 menit, kereta api 2508 petikemas terlambat 185 menit dan Kereta Api 402 Kaligung terlambat 135 menit,” paparnya.

Pada pukul 14.15 WIB, PT Manager Humas KAI Daops IV Semarang, Suprapto, menambahkan lima kedatangan kereta api dipastikan mengalami keterlambatan di Semarang karena harus melintasi jalur memutar melintasi Prupuk. Kelima perjalanan KA yang terhambat bencana banjir yang melanda pesisir utara Jateng itu adalah:

  1. KA 149 Menoreh relasi Semarang Tawang-Pasar Senen
    2. KA 2 Argo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi
    3. KA 14 Argo Muria relasi Gambir-Semarang Tawang
    4. KA 98 Ciremai relasi Bandung-Semarang Tawang
    5. KA 1 KA Argo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir

Atas keterlambatan tersebut, Suprapto menyampaikan permintaan maafnya. “Kereta apinya saat ini masih dalam perjalanan, sehingga belum bisa disampaikan berapa lama keterlambatannya. Atas keterlambatan dan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kondisi alam ini, kami dari Pihak PT KAI Daops IV Semarang mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga para penumpang menjadi maklum,” ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…