Tim bulu tangkis putra Indonesia (Badmintonindonesia.org)
Senin, 12 Februari 2018 17:25 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Raket Share :

BADMINTON ASIA TEAM CHAMPIONSHIPS 2018
Susy Susanty Apresiasi Kerja Keras Tim Putra Indonesia

Badminton Asia Team Championshipis 2018 dimenangkan tim putra Indonesia.

Solopos.com, ALOR SETAR – Tim putra Indonesia berhasil meraih gelar juara Badminton Asia Team Championshipis 2018. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, mengapresiasi kerja keras tim putra hingga berhasil meraih gelar juara tersebut.

Dalam pertandingan final Badminton Asia Team Championshipis 2018 di Alor Setar, Malaysia, Minggu (12/2/2018), Indonesia mampu mengalahkan Tiongkok dengan skor 3-1. Angka pertama Indonesia disumbangkan Jonatan Christie yang mampu mengalahkan Shi Yuqi dengan skor 16-21, 21-17, dan 21-18.

Indonesia kemudian mampu menggandakan keunggulan berkat pasangan Mohammad Ahsan/Angga Pratama. Ahsan/Angga menang dua game langsung atas He Jiting/Tan Qiang dengan skor 21-19, 21-18. Tiongkok kemudian sempat memperkecil kedudukan setelah Anthony Sinisuka Ginting kalah dari Qiao Bin, 12-21, 21-11, dan 14-21.

Baru di partai keempat, Indonesia mampu mengunci gelar juara. Pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro sukses mengalahkan Han Chengkai/Zhou Haodong dengan skor 21-14, 21-19. Indonesia pun berhasil mempertahankan gelar juara karena pada edisi sebelumnya yakni pada 2014 mereka juga menjadi juara dengan mengalahkan Jepang 3-2.

Susy Susanti menilai tim putra telah bekerja keras untuk meraih juara. Pasalnya, tim dalam kondisi timpang karena pasangan andalan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon tidak diturunkan karena Marcus mengalami cedera perut. Sedangkan Anthony Sinisuka Ginting pun tengah menderita cedera engkel kanan.

“Terima kasih buat tim dan ofisial yang sudah kerja keras sehingga kita bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Ini kado yang indah untuk ulang tahun saya hari ini. Untuk di Piala Thomas, satu-satu dulu ya. Di awal target kami lolos dulu ke putaran final di Bangkok, ternyata hasilnya bisa maksimal,” kata Susy di Badmintonindonesia.org, Senin (12/2/2018).

“Sebetulnya kami berharap kalau bisa menang lebih cepat lebih baik, tetapi di game ketiga Anthony terlihat tertekan, jadi ini bisa kami pahami. Kondisi Anthony pun tidak seratus persen. Ganda memang menjadi andalan, Hendra/Rian bisa menyelesaikan tugas dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu, tim putri Indonesia mendapat medali perunggu setelah di semifinal dikalahkan Jepang dengan skor 0-3. Jepang akhirnya memenangkan titel juara beregu putri Badminton Asia Team Championships 2018 setelah mengalahkan Tiongkok dengan skor 3-0.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…