W'Delicious, brownies panggang dari Gunungkidul. (Foto istimewa)
Minggu, 11 Februari 2018 06:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

W'Delicious, Brownies Panggang Ala Gunungkidul

Kuliner brownies panggang W’Delicious dikembangkan oleh warga Gunungkidul.

Solopos.com, GUNUNGKIDUL- Kemajuan zaman, termasuk kuliner yang semakin banyak, membuat Dhany Kusumawati tertarik untuk mengembangkan kuliner brownies panggang W’Delicious, yang masih jarang ditemui di Gunungkidul.

“Awalnya memang hanya hobby membuat kue, namun akhirnya ditekuni. Lalu tertarik dengan brownies mulai awal 2018 mengembangkan di rumah Kepek, Wonosari, peminatnya banyak juga ternyata. Saat ini jugakan Gunungkidul semakin maju, banyak makanan modern juga yang masuk dan diminati. Saya rasa menjadi peluang itu,” ujarnya, Jumat (9/2/2018).

Target dari Brownies panggang tersebut terutama untuk kalangan anak muda, namun tidak hanya itu. Kalangan orangtua juga banyak yang suka dan memesan menurutnya.

Selain itu juga semakin berkembangnya wisata di Gunungkidul, brownies panggang menjadi alternatif pilihan wisatawan, untuk menjadi buah tangan dari Gunungkidul.

Harga dari brownies panggang itu sendiri di patok dengan harga Rp30.000 untuk satu kotaknya. Saat ini brownies panggang tersebut juga disajikan dengan tiga varian toping, dari chocochips, keju, dan almond.

Pembeda dari brownies panggang sendiri, jika sudah jadi teksturnya lebih kering dibanding dengan brownies kukus, yang cenderung lebih lembut.

Saat ini pemesan dari brownies panggang milik Dhany lebih banyak melalui media sosial. Dalam kurun waktu satu bulan dia mengatakan dapat membuat empat kali pesanan, dengan sekali pesanan biasanya membuat sekitar 50 kotak.

Dia berharap kedepannya dapat mengembangkan usaha kuliner brownies panggang itu. “Harapannya dapat membuat toko sendiri juga, dan mengembangkan berbagai rasa atau toping, dan nantinya membuka lapangan pekerjaan di Gunungkidul,” ujarnya.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…