Arianti Dewi. Gambar Arianti Dewi yang terpampang dalam akun Instagram pribadinya. (Instagram @ad.ariantidewi)
Minggu, 11 Februari 2018 13:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PILKADA 2018
Arianti Mundur dari Golkar, Simpatisan Sudirman Said Girang

Pilkada 2018 diwarnai sikap politikus Golkar, Arianti Dewi, yang mendukung Sudirman Said pada Pilgub Jateng.

Solopos.com, SEMARANG – Arianti Dewi mundur dari Partai Golkar demi mendukung Sudirman Said dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah yang merupakan bagian dari pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018. Keputusan Arianti itu sontak mendapat respons yang positif dari kelompok pendukung atau simpatisan Sudirman Said, Tim Perjuangan Merah Putih.

Ketua Sukarelawan Perjuangan Merah Putih, Ali Khamdi, menilai sikap yang diambil Arianti itu menunjukkan ketegasannya dalam berpolitik. “Sikap Arianti Dewi patut diapresiasi, ketegasan sikapnya dalam menentukan pilihan serta keenganannya berseberangan dengan partai [memilih mundur dari Golkar] adalah jiwa satria dalam berpolitik,” kata Ali dalam siaran pers kepada Semarangpos.com, Sabtu (10/2/2018).

Ali yakin dengan berkumpulnya politikus berjiwa ksatria di tim pemenangan Sudirman Said-Ida Fauziyah, kemenangan pasangan itu dalam pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 bukanlah hal yang mustahil. “Setelah kemarin mengetahui kebesaran hati Cak Imin menolak uang Rp50 miliar untuk menggagalkan pasangan ini, sekarang masuk pula orang yang berani menerima konsekuensi berat demi mendukung kami. Ini luar biasa,” imbuh Ali.

Arianti Dewi sebenarnya merupakan kader Golkar yang potensial. Perempuan kelahiran Solo, 27 September 1927 itu bahkan sempat mendapat rekomendasi Partai Golkar sebagai calon wakil gubernur (cawagub) pada pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018.

Nyatanya, ia batal dicalonkan sebagai cawagub menyusul sikap Partai Golkar yang tidak mengusung calon dalam pilkada atau Pilgub Jateng 2018 ini. Partai Golkar hanya tampil sebagai partai pendukung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin.

Kendati demikian, dukungan Partai Golkar kepada pasangan Ganjar-Yasin itu sepertinya tidak sesuai dengan keinginan Arianti yang selama ini dikenal dekat dengan Prabowo Subianto, ketua umum Gerindra yang merupakan salah satu partai politik pengusung pasangan Sudirman-Ida dalam pilkada atau tepatnya PIlgub Jateng 2018.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…