Pemuda warga Tegowanu, Grobogan, Jateng, yang mengaku sebagai mantan mahsiswa UIN Walisongo Kota Semarang dan diduga mengalami gangguan jiwa. (Facebook.com-Muhammad Shobirin) Pemuda warga Tegowanu, Grobogan, Jateng, yang mengaku sebagai mantan mahsiswa UIN Walisongo Kota Semarang dan diduga mengalami gangguan jiwa. (Facebook.com-Muhammad Shobirin)
Minggu, 11 Februari 2018 08:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KISAH UNIK
Ngaku Mantan Mahasiswa UIN Walisongo, Aksi Pemuda Ini Bikin Kaget

Kisah unik ditorehkan pemuda yang mengaku sebagai mantan mahasiswa UIN Walisongo Kota Semarang.

Solopos.com, PURWODADI – Seorang pemuda di Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) mencuatkan kisah unik setelah aksinya yang terekam video menyebar di media sosial. Pemuda yang mengaku sebagai mantan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Kota Semarang itu menjadi perhatian publik dunia maya (netizen) setelah membaca beberapa ayat Alquran dan direkam dalam video.

Mungkin adalah hal yang biasa seorang mantan mahasiswa UIN Walisongo mampu membaca Alquran. Namun yang membuat netizen heran, pemuda tersebut diduga sedikit mengalami gangguan jiwa.

Video yang berisi kisah unik itu kali pertama diunggah pengguna akun Facebook Muhammad Shobirin di dinding pribadinya, Kamis (8/2/2018). “Dibede’i malah balik mbede’i hal yang tak terduga..subhanallah [Diberi tebak-tebakan malah balik memberi tebak-tebakan, tak terduga],” ungkapnya pada keterangan video.

Dalam video itu, si perekam meminta si pemuda untuk membacakan suatu ayat Alquran. Si pemuda pun dengan lancar membacakan beberapa ayat Alquran. Mengejutkannya, si pemuda di Grobogan itu justru balik bertanya kepada si perekam video mengenai arti dari ayat yang ia baca.

Sontak si perekam terperanjat lantaran tak mengetahui arti dari ayat yang dibaca si pemuda. Dengan lantang, si pemuda yang diduga mengalami gangguan jiwa itu justru lancar membeberkan arti dari ayat Alquran yang ia baca.

Netizen di media sosial Facebook pun kemudian ramai mengomentari video tersebut. Banyak yang mengaku sudah mengenal si pemuda yang mengaku sebagai mantan mahasiswa salah satu kampus di Kota Semarang itu.

Mereka yang mengaku mengenalnya membeberkan pemuda tersebut bernama Budi dan kerap juga terlihat di kawasan Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak. Tak sedikit dari mereka yang menjelaskan Budi sebenarnya merupakan pemuda yang cerdas, namun sayangnya Budi diduga mengalami gangguan jiwa tanpa sebab yang jelas.

Budi kan sekolah mbiyen pinter dapat ranking terus, in the end dadi rodo ora waras [Budi dulu sekolahnya memang pintar dan mendapat peringkat bagus, namun pada akhirnya jadi agak tak waras],” ungkap pengguna akun Facebook Keuis Chelsya.

Budi iku asline pinter. Sekolahe ae saingan mbi masku, mesti ringking 2, saiki mlh ddi kyok ngono [Budi itu aslinya pintar. Sekolahnya saja saingan dengan kakak saya dan pasti dapat peringkat kedua. Sayang sekarang jadi seperti itu],” tulis pengguana akun Facebook Rina Mamahe Aditya.

Video kisah unik pemuda yang mengaku sebagai mantan mahsiswa salah satu kampus di kota Semarang itu bisa dibilang mampu menyedot perhantian netizen. Belum genap sehari diunggah, video itu sudah ditonton tak kurang dari 2.200 kali dan sudah dibagikan puluhan kali oleh netizen lainnya. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Kolom

GAGASAN
Guru Honorer

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/2/2018). Esai ini karya Roko Patria Jati, dosen di Institut Agama Islam Negeri Salatiga. E-mail penulis adalah bee.ascholar@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tragedi yang mencoreng dunia pendidikan Indonesia muncul lagi bak serial drama televisi yang terus…