Ilustrasi kebakaran (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi kebakaran (JIBI/Solopos/Dok)
Minggu, 11 Februari 2018 13:35 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

KEBAKARAN SRAGEN
Rumah Warga Mondokan Ludes Terbakar saat Ditinggal ke Sawah

Kebakaran menghanguskan rumah milik warga Mondokan, Sragen, saat ditinggal ke sawah, Sabtu (10/2/2018).

Solopos.com, SRAGEN — Rumah milik Gito, 32, warga Dukuh Kalidoro RT 027, Desa Kedawung, Mondokan, Sragen, ludes terbakar karena diduga korsleting, Sabtu (10/2/2018). Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu sedangkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp55 juta.

Kapolsek Mondokan AKP Kabar Bandiyanto mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman saat dihubungi Solopos.com, Minggu (11/2/2018), menyampaikan kebakaran itu terjadi saat rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal bekerja di sawah. Sumiyem, 56, dan Erna, 25, tetangga Gito melihat bagian pintu depan sebelah kiri dekat meteran listrik berasap.

Mereka juga mengetahui muncul api berkobar dalam kepulan asap itu. “Dua saksi itu langsung berteriak meminta tolong kepada warga lainnya. Mereka bersama warga berusaha memadamkan api secara bergotong-royong yang menjalar ke bagian rumah. Pemadaman dilakukan dengan alat seadanya sehingga rumah tidak dapat diselamatkan dan akhirnya api meludeskan isi rumah,” ujar Kabar.

Setelah mengetahui rumahnya habis terbakar, Gito melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Mondokan. Kabar langsung berkoordinasi dengan tim forensik Polres Sragen. Tim melakukan olah kejadian perkara dan menemukan beberapa barang bukti, yakni seutas kabel antena booster yang diduga menjadi sumber korsleting karena ada gumpalan kabel yang terbakar pada ujungnya.

Selain itu, Kabar juga mendata sejumlah barang yang terbakar, yakni satu unit rumah berbentuk limas berbahan kayu mahoni, barang-barang elektronik seperti VCD player, magicom, televisi, kipas angin, radio. Ada juga sepeda angin, almari, dan surat-surat penting, seperti STNK dan BPKB motor.

“Kami menaksir kerugian Rp55 juta. Kebakaran disebabkan karena korsleting,” ujarnya.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…