KKN Undip. Mahasiswa Undip (kanan) menunjukkan hasil kerajinan masyarakat Temanggung kepada para dosen saat pameran Temanggung Berbudaya di Kecamatan Tembarak, Temanggung, Sabtu (10/2/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa-Humas Undip)
Minggu, 11 Februari 2018 15:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KAMPUS DI SEMARANG
KKN di Temanggung, Mahasiswa Undip Garap Potensi Wisata

Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, mahasiswanya menggadakan kuliah kerja nyata (KKN) di Temanggung.

Solopos.com, SEMARANG – Berbagai kegiatan dilakukan mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang tengah menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Temanggung, Jawa Tengah (Jateng). Salah satu kegiatan itu, yakni menggali potensi berbasis eduwisata di kawasan yang mereka singgahi.

Salah satu kecamatan yang diekspansi mahasiswa kampus Undip menjadi kawasan wisata adalah Kecamatan Bansari. Di kecamatan itu, para mahasiswa mengembangkan konsep taman edukasi, pembibitan, maupun kesenian.

Untuk mewujudkan konsep itu, mahasiswa Undip serta dosen pendamping telah menggelar beberapa kali diskusi maupun sosialiasi dengan pemerintah dan masyarakat setempat. Pemerintah pun telah menyetujui konsep para mahasiswa kampus di Semarang itu dan menganggarkan dana untuk perbaikan infrastruktur jalan, renovasi fasilitas sosial dan umum, penambahan wahana playing ground, penambahan sarana pendukung seperti outbond, saung, toilet umum, lahan parkir, dan pembenahan fasilitas air bersih.

Ketua Lembaga LP2MP Undip, Prof. Ir. Edy Rianto, mengatakan KKN merupakan momen bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan kehidupan di luar kampus. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung yang menerima mahasiswa Undip untuk melakukan salah satu program Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat.

“Waktu KKN tersebut merupakan kesempatan yang baik untuk menimba ilmu dan mengembangkan potensi-potensi di tengah masyarakat,” tutur Edy dalam siaran pers kepada Solopos.com, Sabtu (10/2/2018).

Selain program di Kecamatan Bansari, mahasiswa Undip juga menjalankan KKN di tiga kecamatan lain di Temanggung, yakni Tembarak, Selopampang, dan Tlogomulyo.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…