Ilustrasi kereta api menembus wilayah banjir. (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi kereta api menembus wilayah banjir. (JIBI/Solopos/Dok.)
Sabtu, 10 Februari 2018 14:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

Rel di Semarang Kebanjiran, 4 KA Terlambat Tiba di Stasiun Madiun

Sejumlah kereta api relasi Semarang-Madiun terlambat karena banjir merendam rel.

Solopos.com, MADIUN — Sejumlah kereta api relasi Semarang-Madiun mengalami keterlambatan tiba di Stasiun Madiun, Sabtu (10/2/2018), karena rel di Semarang terendam air.

Ketinggian air yang mencapai 30 cm di atas rel membuat kereta api tidak bisa berjalan.

Manager Humas PT KAI Daops VII Madiun, Supriyanto, mengatakan hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Jawa Tengah membuat jalur kereta api di Semarang tergenang banjir.

Ada dua titik yang terendam banjir yaitu Km 11 +2/8 antara Stasiun Jrakah hingga Stasiun Mangkang dan Km 20+700 hingga Km 21+200 antara Stasiun Kaliwungu hingga Stasiun Kalibodri.

Dia menuturkan petugas Pusat Pengendali Perjalanan Kereta Api menerima informasi dari petugas Stasiun Mangkang yang menyebutkan ada genangan air setinggi 30 cm di atas kop rel. Sehingga seluruh perjalanan kereta api di jalur tersebut tidak bisa lewat dan terhenti.

Saat genangan mulai meninggi, petugas memasang semboyan 3 sebagai tanda tidak bisa dilewati perjalanan KA.

“Sekitar pukul 20.06 WIB [Jumat, 9/2/2018], ketinggian air sudah surut dan rata dengan kop rel sehingga sudah bisa dilewati KA dengan kecepatan 10 km/jam,” jelas dia, Sabtu.

Ada empat perjalanan kereta api melewati Stasiun Madiun mengalami keterlambatan. Yaitu KA Bangunkarta relasi Gambir-Semarang-Madiun-Surabaya yang seharusnya masuk Stasiun Madiun pukul 01.04 WIB menjadi 03.46 WIB.

KA Matarmaja relasi Pasar Senen-Semarang-Madiun-Malang mengalami keterlambatan 196 menit yang seharusnya tiba di Stasiun Madiun 02.54 WIB menjadi 06.10 WIB.

KA Brantas relasi Pasar Senen-Semarang-Madiun-Blitar terlambat 120 menit dari jadwal masuk Madiun pukul 04.50 WIB menjadi 06.50 WIB. KA Majapahit relasi Pasar Senen-Semarang-Madiun-Malang terlambat 116 menit dari jadwal semula masuk Madiun 05.19 WIB menjadi 07.15 WIB.

“PT KAI tetap mengutamakan keselamatan perjalanan KA dan kami mohon maaf atas keterlambatan perjalanan KA tersebut karena imbas banjir di wilayah Semarang,” terang Supriyanto.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…