Advent Bangun (Youtube) Advent Bangun (Youtube)
Sabtu, 10 Februari 2018 17:45 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Perjalanan Karier Advent Bangun Aktor Si Buta dari Gua Hantu

Begini perjalanan karier Advent Bangun, bintang film Si Buta dari Gua Hantu, yang telah meninggal dunia.

Solopos.com, SOLO – Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor laga legendaris, Thomas Advent Perangin-Angin Bangun atau yang akrab disapa Advent Bangun, meninggal dunia, Sabtu (10/2/2018).

Advent Bangun mengembuskan napas terakhir di ICU Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, dalam usia 65 tahun. (baca: Advent Bangun Meninggal Dunia)

Sosok Advent Bangun bukanlah nama baru di dunia hiburan Tanah Air. Dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, aktor kelahiran Kabanjahe, Sumatra Utara, 12 Oktober 1952 itu pernah menjadi atlet karate sebelum terjun ke dunia akting.

Pada 1971 silam, Advent Bangun menjadi juara karate nasional, dan berhasil mempertahankan gelar itu selama 12 tahun berturut-turut.

Kemampuan bela diri itu membuat Advent muda menjajal kejuaraan tingkat dunia hingga akhirnya membawa peluang menjadi aktor laga. Dia memulai debutnya di dunia hiburan pada 1976 dengan membintangi film berjudul Rajawali Sakti.

Sejak saat itu, nama Advent Bangun semakin terkenal di industri perfilman Indonesia. Aktor yang satu ini membintangi sejumlah film laga lainnya, mulai dari Dua Pendekar Pembelah Langit, Krakatau, Golok Setan, sampai Si Buta dari Gua Hantu pada 1985 silam.

Tak kurang dari 60 film telah dibintanginya selama menjalani karier di dunia hiburan Tanah Air.

Selain film, Advent Bangun ikut berperan dalam sejumlah sinetron pada era 1990-an, mulai dari Mahkota Mayangkara, Mahkota Majapahit, Kaca Benggala, hingga Singgasana Brama Kumbara. Tapi, popularitasnya meredup seiring dengan munculnya bintang baru di jagat hiburan.

Beberapa tahun belakangan, aktor sekaligus mantan atlet karate nasional ini banting setir menjadi seorang pendeta. Dia memilih menjadi pendeta yang dikenal dengan nama Pendeta Muda Thomas Bangun yang mengabdikan hidupnya untuk berdoa kepada Tuhan.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Advent Bangun sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (RSUP) Fatmawati, Jakarta Selatan, karena penyakit gagal ginjal. Dia harus menjalani cuci darah sebanyak dua kali sepekan sejak April 2017.

Jenazah Advent Bangun disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Kecapi II nomor 64, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…