Kanit Reskrim Polsek Kartasura, Iptu Tugiyo (dua dari kiri) mengamankan pencuri yang tergeletak di Gumpang, Kartasura, Sukoharjo, Sabtu (10/2/2018). (Istimewa) Kanit Reskrim Polsek Kartasura, Iptu Tugiyo (dua dari kiri) mengamankan pencuri yang tergeletak di Gumpang, Kartasura, Sukoharjo, Sabtu (10/2/2018). (Istimewa)
Sabtu, 10 Februari 2018 20:26 WIB Iskandar/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

PENCURIAN SUKOHARJO
Kronologi Warga Gumpang Taklukan Pencuri Berpistol, Wajah Pelaku Babak Belur

Pencurian Sukoharjo terjadi di Gumpang Kartasura.

Solopos.com, SUKOHARJO — Seorang warga Perumahan Permata Gumpang, Kartasura, Sukoharjo, Adi Dwi Arta, 34, pada Sabtu (10/2/2018) duel melawan salah seorang pencuri yang membawa pistol.

Pemilik laptop, Adi Dwi Arta (dua dari kiri) ditemani temannya dimintai keterangan petugas kepolisian di Mapolsek Kartasura, Sukoharjo, Sabtu (10/2/2018). (Iskandar/JIBI/Solopos)

Pemilik laptop, Adi Dwi Arta (dua dari kiri) ditemani temannya dimintai keterangan petugas kepolisian di Mapolsek Kartasura, Sukoharjo, Sabtu (10/2/2018). (Iskandar/JIBI/Solopos)

Melalui pergumulan sengit, Adi berhasil memukul jatuh pelaku yang mencuri dua laptop miliknya setelah merebut dan membuang pistol pelaku.

“Maling yang mengambil dua laptop saya itu dua orang, mengendarai Honda Supra 125 warna biru tapi saya tidak tahu pelat nomornya. Mereka berboncengan dan yang satu melarikan diri,” ujar Adi ketika ditemui di sela-sela memberi keterangan di Mapolsek Kartasura, Sabtu petang.

Menurut Adi ketika itu dia memergoki dua tamu tak diundang tersebut keluar rumahnya membawa sebuah tas gendong hitam. Dia yang baru sampai di rumah sepulang memerisakan istrinya ke dokter, langsung memepetkan mobilnya menghalangi jalan kendaraan yang di parkir pelaku di jalan depan rumahnya.

Tak lama kemudian dia mendorong kendaraan, sehingga kendaraan dan satu pelaku yang ada di kendaraan jatuh. Namun karena pelaku yang jatuh menyuruh temannya agar menembak Adi, korban langsung fokus melawan teman pelaku yang belakangan diketahui bernama, Subarno, 54, warga Kuningan, Semarang Utara.

Sambil berteriak maling, Adi berusaha merebut pistol yang dikeluarkan dari tas hitam oleh pencuri. Setelah terjadi pergumulan sengit, Adi berhasil merebut pistol dan membuangnya ke sawah tak jauh dari tempat kejadian. Namun satu pelaku lainnya kabur dan hingga kemarin petang belum ditangkap.

Dihajar Massa

Tak lama kemudian warga yang mendengar teriakan Adi langsung berlarian membantu Adi. Akibatnya, pelaku yang ditinggal temannya ini menjadi bulan-bulanan massa hingga babak belur.

Kejadian lebih buruk bisa diantisipasi setelah petugas yang mendapat laporan datang ke lokasi mengamankan tersangka. “Dua laptop yang dicuri itu kira-kira senilai Rp10 juta,” ujar Adi.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Kartasura, Iptu Tugiyo mewakili Kapolsek Kartasura, AKP Demianus Palulungan dan Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi saat ditemui di ruang kerjanya mengaku sempat kerepotan menyelamatkan pelaku dari amuk massa. Karena luka-luka pelaku cukup serius pihaknya segera melarikannya ke RSU UNS di Pabelan, Kartasura.

Ditanya pistol yang dibawa pelaku apakan pistol mainan atau senjata api sungguhan, dia belum bisa memastikan. “Sekarang ini anggota saya suruh mencari pistol yang dilemparkan di sawah. Karena belum ketemu saya belum bisa memastikan jenis pistol tersebut,” kata dia.

Pada bagian lain dia mengungkapkan sebelum melancarkan aksinya Subarno menginap di salah satu hotel di kawasan Balapan, Solo. Setelah kamar pelaku digeledah, petugas menemukan peralatan untuk nyabu.

Karena itu pihaknya juga bekerja sama dengan unit narkoba agar menindaklanjuti temuan tersebut. Pihaknya belum bisa memastikan apakah mereka nyabu atau tidak.

“Berdasar pengalaman selam ini, beberapa pelaku kriminal yang pengalaman sering nyabu sebelum melancarkan aksinya. Mungkin pelaku ini juga nyabu sebelum melancarkan aksi,” kata dia.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…