Ilustrasi perekaman data E-KTP (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi perekaman data E-KTP (JIBI/Solopos/Dok.)
Sabtu, 10 Februari 2018 15:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

Jelang Pilkada, Permintaan e-KTP Naik

Pilkada 2018 diwarnai meningkatnya permintaan akan KTP elektronik (e-KTP) di sejumlah daerah.

Solopos.com, SEMARANG – Menjelang tahapan pemungutan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, jumlah perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di sejumlah daerah mengalami peningkatan.

Meningkatnya permintaan e-KTP itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, saat menghadiri acara Musyawarah Rencana Pembangunan Provinsi (Musrenbagprov) Jawa Tengah (Jateng) di Gradhika Bakti Praja, kompleks perkantoran Gubernur Jateng, Semarang, Jumat (9/2/2018).

“Setiap tahun ada tambahan [rekam data e-KTP]. Untuk tahun ini jumlahnya hampir 13 juta lembar karena banyak remaja yang sudah memasuki usia dewasa,” ujar Tjahjo.

Dengan permintaan sebanyak itu, Tjahjo pun menargetkan sepanjang 2018 proses percetakan e-KTP bisa ditingkatkan mencapai 78%. Jumlah itu lebih baik dibanding realisasi percetakan e-KTP pada 2017 yang hanya mampu menyelesaikan 74% dari jumlah permintaan.

“Berdasarkan perhitungan kami dengan KPU, pada Pilkada 2015 kami mampu menuntaskan 70% percetakan e-KTP. Lalu pada 2017 sekitar 74%. Pada 2017 lalu ada sekitar 101 daerah di Indonesia yang menggelar pilkada,” terang politikus PDI Perjuangan itu.

Pria asal Solo itu menyebutkan keberadaan e-KTP sangat penting bagi KPU karena menjadi basis utama dalam penghitungan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Tjahjo juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mengandalkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) dalam melakukan pendataan, tapi lebih aktif melaporkan domisilinya kepada perangkat kelurahan setempat.

“Segera laporkan kepada pemerintah setempat di mana tempat tinggal dan lain sebagainya. Kami melihat saat ini masih ada 2 juta penduduk yang datanya ganda,” tutur alumnus Univesitas Diponegoro (Undip) Semarang itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…