Tahun Baru 2569 Imlek di Klenteng Ling Hok Bio, Kota Semarang, Jateng didahului ritual Sang Sin atau mengantar Toa Pek Kong alias Dewa Dapur pergi ke langit, Jumat (9/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan) Tahun Baru 2569 Imlek di Klenteng Ling Hok Bio, Kota Semarang, Jateng didahului ritual Sang Sin atau mengantar Toa Pek Kong alias Dewa Dapur pergi ke langit, Jumat (9/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Sabtu, 10 Februari 2018 17:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan Feature Share :

FOTO IMLEK 2018
Ling Hok Bio Lepas Toa Pek Kong

Imlek 2018 didahului melepas Toa Pek Kong.

Warga etnis Tionghoa melakukan ritual Sang Sin atau prosesi mengantar Toa Pek Kong alias Dewa Dapur pergi ke langit di Klenteng Ling Hok Bio, Kota Semarang, Jateng, Jumat (9/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Warga etnis Tionghoa melakukan ritual Sang Sin atau prosesi mengantar Toa Pek Kong alias Dewa Dapur pergi ke langit di Klenteng Ling Hok Bio, Kota Semarang, Jateng, Jumat (9/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Menyongsong Tahun Baru 2569 Imlek, umat Konghucu di Klenteng Ling Hok Bio, kawasan Pecinan Kota Semarang, Jawa Tengah menggelar ritual Sang Sin atau mengantar Toa Pek Kong alias Dewa Dapur pergi ke langit, Jumat (9/2/2018). Masyarakat Tionghoa percaya, sepekan menjelang datangnya tahun baru sesuai tarikh Imlek, Dewa Dapur naik ke langit untuk mengantarkan catatan kehidupan manusia selama setahun kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dewa Dapur baru akan kembali setelah datangnya tahun baru.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…