Pengemudi mobil tanduk polisi saat ditertibkan (Facebook) Pengemudi mobil tanduk polisi saat ditertibkan (Facebook)
Sabtu, 10 Februari 2018 05:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Ditertibkan Malah Marah, Pria Ini Tanduk Dada Polisi

Video amatir tentang polisi yang menertibkan pengendara mobil viral di media sosial.

Solopos.com, JAKARTA – Tingkah polah pengemudi mobil saat ditertibkan polisi menjadi perhatian di media sosial (medsos). Seorang pengemudi mobil terekam kamera marah ke polisi sampai menanduk polisi karena ditertibkan.

Video amatir tentang pengemudi mobil yang menanduk polisi saat ditertibkan diunggah oleh pengguna akun Facebook Muhtar Senjaya, Selasa (6/2/2018). “Jalur perboden di terobos, diminta mundur malah marah-marah, zaman now,” tulis Muhtar Senjaya.

Dalam video berdurasi kurang lebih dua menit itu tampak pria berkemeja garis-garis sedang adu argumen dengan polisi. Pria tersebut tampak marah kepada polisi, di sisi lain si polisi meminta pria tersebut untuk memukulnya apabila berniat memukul. Terbawa emosi, pria tersebut menanduk polisi dan mendorongnya hingga mundur beberapa langkah.

Pria yang mengendarai mobil dengan pelat nomor F 1034 PF itu diminta polisi agar memutar mobilnya karena jalan yang dia lalui sebenarnya satu jalur.

Aksi pengemudi mobil yang menanduk polisi saat ditertibkan itu sontak menuai kecaman dari warganet. Selain kecaman, ada juga komentar kocak terkait video tersebut. “Kok ga ditangkap ya? Harusnya kalau sudah ga taat dan melawan harus ada sanksinya,” tulis Andi Rezza.

“Udah pasti salah kok masih nekat Pak,” tulis Richard Steven Handoko.

“Mantap Pak Polisi, sabar tidak melawan, semoga si Botak bisa dapat hidayah,” tulis Ronny ganam Ziznsyah.

 

 

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…