Harian Umum Solopos edisi Jumat 9 Februari 2018 (Solopos.com) Harian Umum Solopos edisi Jumat 9 Februari 2018 (Solopos.com)
Jumat, 9 Februari 2018 11:27 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

SOLOPOS HARI INI
Polemik2 Flyover Solo Hingga Pembuangan Bayi di Karanganyar

Berita utama Harian Umum Solopos Hari Ini membahas tentang polemik pembangunan dua flyover di Solo secara bersamaan.

Solopos.com, SOLO – Proyek jalan layang (flyover) Manahan dan Purwosari di Kota Solo kecil kemungkinan dikerjakan bersamaan seperti keinginan Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo.

Namun, tidak menutup kemungkinan ada persinggungan waktu pengerjaan. Salah satu alasan kecil kemungkinan dua jalan layang itu digarap secara bersamaan adalah flyover Purwosari dalam tahap penyusunan perencanaan detail proyek atau detail engineering design (DED). Sedangkan flyover Manahan telah selesai dilelang sehingga bisa segera dikerjakan.

Berita tentang polemik pembangunan dua flyover di Kota Solo itu menjadi headline Harian Umum Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Selain itu ada berita menarik lainnya seperti di bawah ini:

IMLEK 2018 : Pesona Lampion untuk Semua

Hujan tak menyurutkan minat masyarakat untuk memadati kawasan Pasar Gede, Kamis pukul 18.20 WIB. Mereka rela basah-basahan demi bisa berfoto dengan latar belakang lampion yang menyala. Beberapa dari masyarakat tersebut bahkan sengaja datang dari jauh. Sebut saja Yohanna Fransisca, 60, yang berasal dari Kota Semarang.Dia sengaja datang ke Solo guna bisa menikmati suasana kawasan Pasar Gede dan Jl. Jenderal Sudirman yang dipenuhi lampion khas perayaan Imlek.

Demi mendapatkan foto bagus, perempuan lanjut usia (lansia) tersebut bahkan sesekali nekat melepas payung hingga terpapar air hujan. Yohanna bersemangat membuat foto bagus untuk bisa dipamerkan kepada keluarga di Semarang.

Simak selengkapnya: http://epaper.solopos.com/

Di Halaman Soloraya ada berita tentang pembuangan anak di Karanyanyar. Bayi baru lahir ditemukan di belakang rumah warga di Gondangrejo, Karanyanyar, Selasa (6/2/2018), sore. Selang kurang lebih 12 jam sejak penemuan bayi, polisi menangkap ibu bayi berinisial S, 16, di rumahnya dan ayah bayi, ESA, 57, di tempat kerja, Rabu (7/2/2018) pagi.

Selain berita tentang penemuan bayi, di Halaman Soloraya ada berita teraktual lainnya mengenai Kota Solo dan sekitarnya, simak cuplikannya di bawah ini:

AKSI KEJAHATAN: UangJualan Beras Rp275 Juat Ambplas Dirampas

Pasangan suami istri juragan beras asal Dukuh Sidomulyo RT 015, Desa Jekani, Mondokan, Sragen, Tiyono, 51, dan Suwarni, 51, menjadi korban perampasan di Dukuh Wirosari RT 019/RW 004, Desa Ngrombo, Plupuh, Sragen, Kamis (8/2) pukul 12.45 WIB. Uang hasil penjualan beras 9,5 ton senilai Rp275 juta amblas digasak dua orang komplotan perampok yang diduga membawa senjata api (senpi).

Awalnya Tiyono dan Suwarni yang menaiki truk berwarna kuning dan berbak tertutup warna merah mendatangi rumah Eni Jamilah, 37, seorang juragan beras di Dukuh Jarak, Desa Karanganyar, Plupuh, Sragen, untuk mengantarnya beras pesanan sebanyak 9,5 ton. Mereka lalu mendapatkan uang senilai Rp275 juta dari hasil penjualan beras itu.

Simak Selengkapnya: http://epaper.solopos.com/

 

 

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…