Rohadi-Ida saat mendaftar ke KPU Karanganyar (Istimewa) Rohadi-Ida saat mendaftar ke KPU Karanganyar (Istimewa)
Jumat, 9 Februari 2018 15:04 WIB Karanganyar Share :

PILKADA KARANGANYAR
Roda di Mata Rohadi-Ida

Rohadi-Ida maju ke Pilkada Karangayar.

Solopos.com, KARANGANYAR — Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih akhirnya mendaftar menjadi kontestan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karanganyat saat detik terakhir batas akhir pendaftaran, Rabu (17/1/2018) malam.

Rohadi (Istimewa)

Rohadi (Istimewa)

Cukup banyak pihak yang dibuat terkejut dengan manuver politik petahana, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi. Pascadicerai Bupati Julyatmono dalam Pilkada tahun 2018 ini, Rohadi akhirnya mendapatkan pasangan untuk bertarung dalam Pilkada 2018.

“Saya sebelumnya tak mengenal Bu Ida. Saya tahu dia dari teman saya yang juga temannya. Kedatangan Bu Ida ini juga mendekati detik-detik terakhir. Ada beberapa orang masuk mengajukan diri mendampingi saya. Setelah diriset oleh tim ya kurang masuk memenuhi kriteria lah. Bu Ida ini salah satu yang masuk radar kami,” papar Rohadi mengisahkan perjalanan pertemuan dengan Ida, Senin (5/2/2018).

Di mata Rohadi, wanita berusia 38 tahun itu merupakan sosok yang mandiri dan ngajeni. “Bu Ida ini merupakan orang baru di dunia politik. Saya melihat dia wanita mandiri, mewakili gambaran The Power of Emak-Emak.”

Ida tak berciut nyali melanjutkan menjalankan roda perusahaan jasa konstruksi bidang angkutan dan alat berat milik keluarganya.

Alumnus Fakultas Manajemen Universitas Teknologi Surabaya ini mengurusi perusahaan dari mulai masalah administrasi hingga teknis lapangan. “Putra saya satu Jadi waktu itu saya ya ngurus anak dan ngurus usaha,” kisah Ida yang merupakan lulusan SMPN 2 Karangpandan dan SMEA Muhammadiyah Karanganyar ini.

Cawabub Karangayar, Ida (Istimewa)

Cawabub Karangayar, Ida (Istimewa)

Keluarga Ida butuh waktu sekitar dua hari untuk memutuskan mengiklaskan Ida maju berpasangan dengan Rohadi di Pilkada Karanganyar.

“Saya memang baru bertemu langsung dengan Pak Rohadi pada 14 Januari. Setelah mendengar beliau berbicara, feeling saya mengatakan beliau adalah sosok yang jujur dan tidak ambisius. Orang yang jujur dan tidak berambisi ini sangat langka,” tutur Ida mengenai sosok Rohadi.

Meski menjadi hal baru bagi Ida, politik baginya merupakan tantangan baru untuk dilakoni.

“Keluarga saya semuanya adalah bakul dan terbiasa dengan tantangan dan kerja keras. Saya sudah terbiasa untuk bekerja keras. Apapun tantangannya, Insya Allah saya akan menjalankan takdir dan amanah ini,” pungkasnya.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…