KPU Gunungkidul mengumumkan hasil penelitian administrasi di Hotel Cykaraya, Kota Wonosari, Kamis (16/11/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) KPU Gunungkidul mengumumkan hasil penelitian administrasi di Hotel Cykaraya, Kota Wonosari, Kamis (16/11/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 9 Februari 2018 22:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

PEMILU 2019
108 Peserta Lolos Tes Tertulis PPK Gunungkidul

KPU Gunungkidul telah menggumumkan hasil tes tertulis calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2019

Solopos.com, GUNUNGKIDUL– KPU Gunungkidul telah menggumumkan hasil tes tertulis calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2019. Hasilnya, dari 277 peserta tes, 108 orang dinyatakan lolos dan berhak maju ke tahap berikutnya.

Ketua KPU Gunungkidul M Zaenuri Ikhsan mengatakan, hasil tes tertulis calon anggota PPK mengharuskan adanya peserta yang tersisih. Sesuai aturan, di dalam tes wawancara hanya diikuti maksimal enam pelamar di setiap kecamatan. Sedang dalam tes tertulis, peserta yang ikut melebihi kuota tersebut.

“Pelamar mengkuti tes berjumlah 277 orang. Sedang untuk kuota tes wawancara hanya disediakan 108 pelamar,” katanya kepada wartawan, Jumat (9/2/2018).

Iksan menjelaskan, penentuan peserta yang lolos ke tahap wawancara berdasarkan pada hasil tes tertulis. Adapun dasarnya mengacu pada perolehaan nilai peserta yang tertinggi. “Enam peserta terbaik berhak maju ke tahap berikutnya. Jadi dalam tes tertulis ada 108 peserta yang lolos dan berhak maju ke tes wawancara,” ungkapnya.

Menurut Ikhsan, tes wawancara merupakan tahap akhir dalam rekrutmen anggota PPK. Rencananya tes ini akan diselenggarakan di Kantor KPU Gunungkidul selama dua hari mulai 12-13 Februari mendatang. “Dari tes wawancara, nanti akan dipilih tiga terbaik untuk menjadi anggota PPK di masing-masing kecamatan,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, dalam wawancara masyarakat diminta hadir 15 menit sebelum tes dimulai. Selain itu, bagi calon anggota PPK yang berasal dari Aparatur Sipil Negara dan perangkat desa diminta membawa surat izin dari atasannya. “Dalam wawancara, kami juga meminta setiap peserta membawa kartu identitas berupa KTP sebagai tanda pengenal,” katanya.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…