Lampu lampion perayaan Tahun Baru Imlek di depan Pasar Gede Solo diuji coba, Senin (5/2/2018) malam. (Nicolaus Irawan/JIBI/Solopos) Lampu lampion perayaan Tahun Baru Imlek di depan Pasar Gede Solo diuji coba, Senin (5/2/2018) malam. (Nicolaus Irawan/JIBI/Solopos)
Jumat, 9 Februari 2018 04:35 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

IMLEK 2018
9 Lokasi Ini Disiapkan untuk Parkir Kendaraan Penonton Lampion Pasar Gede

Dinas Perhubungan Solo menyiapkan sembilan lokasi parkir insidental untuk warga yang ingin menonton lampion Pasar Gede.

Solopos.com, SOLO — Dinas Perhubungan (Dishub) Solo menyiapkan sembilan lokasi parkir insidental yang bisa dimanfaatkan masyarakat saat ingin menikmati suasana lampu lampion Tahun Baru Imlek 2018 di kawasan Pasar Gede dan Jl. Jenderal Sudirman.

Sembilan lokasi parkir insidental tersebut, yakni halaman Benteng Vastenburg, Taman Parkir Loji Wetan, Jl. Mayor Kusmanto depan Telkom sisi utara, depan BRI Jl. Jenderal Sudirman, Jl. Arifin depan BNI, Jl. Suryo Pranoto, Jl. R.E. Martadinata, Jl. Utara Pasar Gede, dan Jl. Urip Sumoharjo ruas ruas Pasar Gede.

Dishub mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan ruang-ruang parkir yang telah disediakan itu supaya tidak mengganggu kenyamanan umum. Dishub tidak segan menggembok kendaraan milik masyarakat yang terparkir sembarangan.

“Masyarakat jelas tidak boleh parkir sembarangan. Kami akan tindak tegas mereka yang parkir kendaraan dengan asal-asalan,” kata Kabid Perparkiran Dishub Solo, Moch. Usman saat diwawancarai Solopos.com, Kamis (8/2/2018).

Baca:

Nyala Lampion Tahun Baru Imlek 2018 Solo Diuji Coba, Begini Suasananya

Imlek 2018, Ada Apa Saja di Pasar Gede Solo?

Usman menyampaikan Dishub bakal secara rutin mengerahkan personel untuk memantau situasi kawasan Pasar Gede, jembatan Pasar Gede, dan Jl. Jend. Sudirman yang dipasangi lampion Tahun Baru Imlek 2018. Petugas Dishub Bidang Perparkiran akan memastikan tidak ada masyarakat yang memarkir kendaraan secara sembarangan.

Sedangkan petugas Dishub dari Bidang Lalu Lintas akan mengawasi kelancaran lalu lintas. Petugas Dishub bisa saja menutup ruas jalan saat terjadi lonjakan pengunjung di sekitar lampion.

“Kami juga akan pasang rambu portabel larangan parkir di sejumlah lokasi di sekitar Pasar Gede, Jembatan Pasar Gede, dan Jl. Jenderal Sudirman. Hal ini untuk menguatkan adanya kebijakan zona larangan parkir di kawasan Solo Imlek Lampion,” jelas Usman.

Usman mengaku belum mengetahui kapan lampion di kawasan Pasar Gede, Jembatan Pasar Gede, dan Jl. Jenderal Sudirman secara resmi akan dinyalakan. Dishub mengetahui beberapa hari yang lalu lampion sempat dinyalakan namun itu baru tahap uji coba.

Dishub bakal mulai menyediakan lokasi parkir insidental setelah lampu lampion secara resmi dinyalakan Panitia Bersama Imlek 2018. Sesuai kesepakatan bersama, lampu lampion pada perayaan Imlek tahun ini hanya akan dinyalakan sampai pukul 23.00 WIB.

Saat dimintai informasi, Ketua Panitia Bersama Imlek 2018 di Solo, Sumartono Hadinoto, menyampaikan lampu lampion dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2018 secara resmi sebenarnya sudah mulai dinyalakan sejak Selasa (6/2/2018) malam. Hanya memang baru lampion merah yang bisa dinyalahan.

Sementara lampion bentuk shio, dewa, dan tokoh pewayangan bakal dinyalakan setelah terpasang. Lampion-lampion tersebut kini masih dalam proses pembuatan.

“Lampion sudah nyala 3 hari ini [terhitung sejak Selasa]. Sesuai kesepakatan rapat koordinasi, lampion bakal dinyalakan hanya sampai pukul 23.00 WIB untuk mengurangi kemacetan,” terang Sumartono.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…