Ilustrasi wartawan profesional. (JIBI/Bisnis/Dok.) Ilustrasi wartawan (JIBI/Bisnis/Dok.)
Jumat, 9 Februari 2018 23:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

HARI PERS NASIONAL
Ini Permintaan Wakil Bupati Madiun untuk Para Wartawan

Hari Pers Nasional, Wakil Bupati Madiun berpesan wartawan agar ikut mencerdaskan masyarakat.

Solopos.com, MADIUN — Wakil Bupati Madiun Iswanto meminta wartawan saat ini harus ikut bertanggung jawab untuk mencerdaskan masyarakat dengan menyebarkan informasi yang benar.

“Wartawan atau pers saat in harus menyebarkan informasi yang benar dan akurat. Sehingga dengan membaca berita di koran, majalah, ataupun melihat di televisi, masyarakat akan bertambah pengetahuannya dan meningkat kecerdasannya,” ujar Wakil Bupati Madiun Iswanto, Jumat (9/2/2018).

Iswanto yang berbicara dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018 tanggal 9 Februari di ruang Galeri Pendopo Ronggo Djumeno komplek Pusat Pemerintahan, Mejayan, Kabupaten Madiun, menambahkan untuk berperan mencerdaskan masyarakat, wartawan juga dilarang membuat berita yang berkonten menyesatkan atau hoaks.

Dia menyebut pemerintah harus membatasi berita-berita hoaks sebab bangsa kita saat ini sedang menghadapi kejadian-kejadian yang mengarah ke hal disintegritas.

“Terorisme, ajakan gerakan radikal, hingga narkoba merupakan tanda-tanda ketidakkompakan semua elemen bangsa yang mudah dimanfaatkan oleh penyedia berita hoaks. Itu semua harus dicegah,” kata dia.

Selain mencerdaskan masyarakat, wartawan atau pers saat ini juga dituntut berperan sebagai kontrol sosial dari kinerja pemerintah atau lembaga negara lainnya.

Wakil Bupati berpesan, tahun 2018 merupakan tahun politik. Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Madiun akan digelar pada bulan Juni 2018. Pers harus bisa menjadi wasit dan pembimbing yang adil, menjadi pengawas yang teliti, dan seksama terhadap pelaksanaan pilkada.

“Pers harus meliput kegiatan pilkada secara independen dan jelas. Tidak memihak manapun, sehingga masyarakat tidak bingung,” katanya.

Sebagai kepala daerah, Iswanto mengaku sangat terbantu dengan keberadaan wartawan dan media massa yang objektik, cerdas, dan berimbang. Sebab, dengan keberadaan wartawan dan media massa tersebut, program dan informasi pemerintah, terlebih program Pemerintah Kabupaten Madiun dapat tersosialisasikan ke masyarakat dengan baik.

 

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…