Ilustrasi pedagang beras (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi pedagang beras (JIBI/Solopos/Dok.)
Jumat, 9 Februari 2018 01:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

Harga Beras Bojonegoro Turun Rp200-Rp400/Kilogram

Harga beras di Bojonegoro turun karena pengaru panen dan cuaca mendung.

Solopos.com, BOJONEGORO — Harga berbagai jenis beras di Bojonegoro turun sekitar Rp200-Rp400/kilogram karena pengaruh panen dan cuaca mendung yang mengakibatkan penggilingan kesulitan memproses beras.

“Harga beras turun dua kali untuk panenan baru dalam sepekan terakhir,” kata seorang pedagang beras di Pasar Banjarjo, Kecamatan Kota, Bojonegoro, Kharis, di Bojonegoro, Kamis (8/2/2018).

Hal senada juga disampaikan pedagang beras lainnya, Antok. “Kami perkirakan harga berbagai jenis beras akan turun lagi hingga menjelang panen raya pada akhir Februari ini,” ujarnya.

Namun dia menyebut turunnya harga beras tidak terlalu signifikan.

“Meski cuaca kurang mendukung. Stok beras di penggilingan padi yang sebelumnya kosong juga berpengaruh,” kata pedagang beras lainnya, Sakip.

Lebih lanjut, Antok mengatakan banyak pedagang dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, melakukan pembelian beras di Bojonegoro, baik secara langsung ke penggilingan padi maupun lewat pedagang.

Ia mencontohkan dirinya memperoleh pesanan beras 40 ton dari seorang pedagang beras di Jember, karena di Jember belum ada panen.”Saya membeli di penggilingan padi atau pedagang beras panenan baru rata-rata seharga Rp10.000/kilogram,” ucapnya.

Sesuai data harga beras di Pasar Banjarjo dan Kota disebutkan harga beras panenan baru sekitar Rp10.000-Rp12.000/kilogram.

“Selain harga beras medium, harga beras paket kualias super dan premium juga turun,” katanya.

Ia mengaku menjual beras kualitas premium seharga Rp8.400 per kilogram yang sebelumnya Rp8.800/kilogram. Dan beras paket produksi lokal dan Tuban, seharga Rp10.500-Rp12.100/kilogram.

“Beras Bulog yang saya jual sudah habis. Sekarang saya tidak lagi menjual, karena panen tanaman padi sudah berlangsung,” ucapnya.

Data di Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan dan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Bojonegoro menyebutkan harga beras dalam dua hari ini untuk Bengawan Rp12.500/kilogram, Mentik Rp11.500/kilogram dan IR 64 Rp10.000/kilogram.

“Penjualan beras kualitas premium dan medium yang dilakukan Bulog beberapa waktu lalu sebagai usaha menstabilkan harga beras yang cenderung naik,” kata Kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro Basuki.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…