Chef Juna/Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis
Jumat, 9 Februari 2018 10:15 WIB Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/SOLOPOS Ekonomi Share :

Chef Juna Cooking Demo di Hotel Aston Solo Hari Ini

Chef Juna bakal fun cooking demo di ICA 2018.

Solopos.com, SOLO—Chef Juna bakal mengawali Rakernas Asosiasi juru masak Indonesian Chef Association (ICA) 2018 dengan melakukan Fun Cooking Demo di Hotel Aston Solo, Jumat (9/2/2018).

Chef selebritis yang dikenal setelah menjadi juri acara Master Chef ini akan unjuk gigi dengan memasak menu tradisional. Tak hanya Chef Juna, ada pula Chef Chandra dan Chef Bloem yang bakal adu kepiawaian membuat menu seperti pecel pitik, tuna sambal, dan lemon grass and green chilli caramel.

Sebelumnya, Presiden ICA, Henry Alexie Bloem, mengaku prihatin dengan anak muda zaman now yang mulai tak mengenal menu masakan tradisional. Kecenderungan ini akan menjadi isu utama yang diangkat dalam Rakernas ICA 2018 di Hotel Aston Solo, Jumat-Minggu (9-11/2/2018). (baca: Masak Bareng, Sandiaga Uno Dibilang Mirip Chef Juna)

“Sebenarnya kecenderungan anak muda yang mulai tak mengenal masakan tradisional bermula dari kesalahan kita sendiri atau orang tua yang lebih suka mengajak anak-anaknya jajan masakan modern terutama fast food dan junk food. Nah melalui ajang nasional ini kami ingin mengangkat kembali makanan-makanan tradisional dan ke depan chef-chef anggota ICA harus rajin mempromosikan menu tradisional terutama kepada kalangan anak muda,” kata Bloem, kepada wartawan di Ralana Solo, Kamis (8/2/2018).

Dia berharap generasi muda lebih bangga membuat sambal trasi di rumah daripada hanya bisa membeli makanan modern cepat saji.

“Yang seperti ini banyak. Kami mendorong anak zaman now untuk mau belajar atau paling tidak mengenal nama-nama masakan tradisional, baik dari eyang atau orang tua, agar masakan tradisional yang belakangan hilang atau bahkan kurang populer bisa terangkat kembali,” ujarnya.

Rakernas ICA mengangkat tema Kuliner Nusantara Wujud Kekayaan Budaya Bangsa. Acara ini akan dihadiri 200 chef dari berbagai kota di Tanah Air. Ajang ini juga akan menjadi momen bagi ICA Solo untuk mempromosikan masakan tradisional khas Solo kepada pegiat kuliner Tanah Air.

Selain kecenderungan anak muda yang tak mau mengenal masakan tradisional, khazanah kuliner Indonesia kini juga harus bersaing ketat dengan makin maraknya restoran-restoran yang menawarkan menu khas dari luar negeri seperti Thailand, Jepang, Korea, Eropa, dan sebagainya.

Ketua Panitia Rakernas ICA 2018, Himawan Chrisbianto, mengatakan puncak Rakernas digelar Sabtu (10/2/2018). Mereka akan membahas berbagai masalah tentang industri kuliner di Indonesia dan membahas hal-hal yang berkaitan dengan organisasi ICA.

ICA akan menutup rangkaian Rakernas dengan kirab chef peserta Rakernas di area car free day di Jl Slamet Riyadi, Solo. Mereka akan membagikan lenjongan atau jajanan tradisional Solo yang jumlahnya mencapai 1.000 buah.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…