Kemacetan terjadi di Jl. Siliwangi, Semarang, Jumat (9/2/2018) malam. Kemacetan disebabkan lalu lintas yang tersendat akibat banjir di wilayah Mangkang. (Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com) Kemacetan terjadi di Jl. Siliwangi, Semarang, Jumat (9/2/2018) malam. Kemacetan disebabkan lalu lintas yang tersendat akibat banjir di wilayah Mangkang. (Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com)
Jumat, 9 Februari 2018 20:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

BENCANA JATENG
Banjir di Semarang Bikin Lalu Lintas Macet

Bencana banjir berdampak pada kemacetan panjang di Jl. Siliwangi, Kota Semarang.

Solopos.com, SEMARANG —Banjir yang melanda kawasan Mangkang, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, berdampak pada arus lalu lintas di sepanjang Jl. Siliwangi, Kalibanteng, Jumat (9/2/2018).

Pantauan Semarangpos.com, kemacetan arus lalu lintas bahkan terlihat di flyover Siliwangi. Arus kendaraan menuju arah Kendal tersendat.

Salah seorang pengguna jalan, Yuda, 30, warga Nglipang, menyebutkan kemacetan disebabkan banjir yang terjadi di Mangkang. “Sejak tadi sore sudah macet, sesaat setelah hujan deras turun. Macet gara-gara di Mangkang banjir. Jadi kendaraan yang mau lewat tersendat,” ujar Yuda saat berbincang dengan Semarangpos.com, Jumat malam.

Informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, banjir disebabkan jebolnya beberapa tanggul di Sungai Beringin, Mangkang. Kepala BPBD Kota Semarang, Agus Harmunanto, mengungkapkan ada sekitar 150 rumah di Mangkang Wetan yang terendam banjir.

“Tanggul jebol di beberapa titik, tapi semua di wilayah Mangkang Wetan. Terpanjang yang jebol sekitar 15 m,” jelas Agus.

Jebolnya tanggul itu diperparah dengan hujan deras yang mengguyur Kota Semarang sejak sore hari sehingga luapan air menerjang permukiman warga. Agus menyebutkan ketinggian air yang merendam permukiman warga mencapai 70 cm-1 m. “Meski demikian, belum ada warga yang mengungsi dan masih memilih bertahan di rumahnya,” beber Agus.

Selain Mangkang Wetan, Agus menyebutkan banjir juga terjadi di daerah sepanjang Sungai Kanal Banjir Timur atau yang akrab disebut Sungai Banjir Kanal Timur (BKT), terutama di wilayah Kelurahan Sawah Besar dan Kaligawe.

 KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…