Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang, Endang Pudjiwati (kanan), menunjukkan barang bukti jamu ilegal yang disita saat kegiatan penertiban di Desa Tunjung, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, Jateng, Kamis (8/2/2018) petang. . (JIBI/Solopos/Antara/Sumarwoto) Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang, Endang Pudjiwati (kanan), menunjukkan barang bukti jamu ilegal yang disita saat kegiatan penertiban di Desa Tunjung, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, Jateng, Kamis (8/2/2018) petang. . (JIBI/Solopos/Antara/Sumarwoto)
Jumat, 9 Februari 2018 03:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Idhad Zakaria Feature Share :

Foto BBPOM Semarang Sita Jamu Kimia

BBPOM Semarang menyita jamu berbahan kimia.

Petugas BB POM Semarang mengumpulkan bahan baku jamu berbahan kimia yang disita dari Desa Tunjung, Jatilawang, Banyumas, Jateng, Kamis (8/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Idhad Zakaria)

Petugas BBPOM Semarang mengumpulkan bahan baku jamu berbahan kimia yang disita dari Desa Tunjung, Jatilawang, Banyumas, Jateng, Kamis (8/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Idhad Zakaria)

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang, Kamis (8/2/2018), menggerebek dua pabrik jamu ilegal berbahan kimia. Satu di antaranya, di Desa Tunjung, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dalam penggerebekan tersebut, petugas BBPOM Semarang menyita ribuan bungkus jamu, bahan baku, dan mesin pembuat jamu. Sebagai tindak lanjutnya, BBPOM memanggil dua orang untuk dimintai keterangan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…