warga yang kurang beruntung terendam bencana banjir di Mangkang, Kota Semarang, ibu kota Jateng, Jumat (9/2/2018) malam, (Facebook.com-Ayah Nya Afa) warga yang kurang beruntung terendam bencana banjir di Mangkang, Kota Semarang, ibu kota Jateng, Jumat (9/2/2018) malam, (Facebook.com-Ayah Nya Afa)
Jumat, 9 Februari 2018 23:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

BANJIR SEMARANG
Tanggul Sungai Beringin Jebol Lagi, 150 Rumah Terendam Air Bah

Banjir kembali melanda Kota Semarang dan membuat 150 rumah warga terendam air.

Solopos.com, SEMARANG – Sekitar 150 rumah di Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, jawa Tengah terendam air akibat jebolnya tanggul Sungai Bringin, Jumat (9/2/2018) sore.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Agus Harmunanto, mengatakan ada beberapa titik tanggul di Sungai Bringin yang jebol sehingga memicu bencana banjir di Kota Semarang, Jateng.  “Tanggul jebol di beberapa titik, tapi semua di wilayah Mangkang Wetan. Tanggul jebol yang paling panjang sekitar 15 m,” ujar Agus saat dihubungi Semarangpos.com, Jumat.

Jebolnya tanggul Sungai Bringin itu disebabkan derasnya hujan yang mengguyur Kota Semarang sejak Jumat sore. Kondisi itu pun membuat volume air kian tinggi sehingga bencana banjir pun menerjang permukiman warga kawasan Kota Semarang, Jateng itu.

Agus menyebutkan ketinggian air yang menerjang permukiman warga itu berkisar 70 cm-1 m. Meski demikian, banyak warga enggan mengungsi dan memilih bertahan di rumah mereka.

“Mereka memilih bertahan di rumah dan menjaga hartanya. Tapi ada juga beberapa warga yang kita pindahkan ke masjid atau bangunan yang lebih tinggi demi keselamatan,” tutur Agus.

Selain Mangkang Wetan, banjir di Semarang yang diakibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi juga melanda kawasan pinggir Sungai Kanal Banjir Timur (BKT) atau yang akrab disebut Sungai Banjir Kanal Timur (BKT). Beberapa lokasi yang terendam banjir itu antara lain Kelurahan Sawah Besar maupun Kaligawe.

“Di sana memang langganan banjir, tapi kita sudah mengantisipasi,” jelas Agus.

Agus menambahkan pihaknya sudah mengirimkan personel dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanggulangan tanggap darurat banjir. “Ini tergolong besar, tapi semoga cepat terkondisi. Kita sudah menyiapkan logistik dan peralatan lainnya,” imbuh Agus.

Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Bringin ini bukan kali pertama yang terjadi. Awal pekan ini, Senin (5/2/2018), tanggul Sungai Beringin juga jebol dan menyebabkan banjir di permukiman warga. (Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…