Ilustrasi proyek pembangunan perumahan (Rachman/JIBI/Bisnis) Ilustrasi proyek pembangunan perumahan (Rachman/JIBI/Bisnis)
Kamis, 8 Februari 2018 18:20 WIB Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

REI DIY Siap Gelar Sertifikasi untuk Pengembang

Sertifikasi pengembang penting untuk menjamin kualitas produk properti yang dikembangkan

Solopos.com, JOGJA-Sertifikasi pengembang penting untuk menjamin kualitas produk properti yang dikembangkan. Namun, untuk mencapai hasil tersebut sertifikasi dilakukan dengan dua tahapan, penilaian pada perusahaan pengembang dan produk yang dikembangkan.

“Saat ini, di REI sudah ada tim penilai dan sudah dilakukan pelatihan, sehingga memiliki kualifikasi dalam menilai perusahaan pengembang,” ujar Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY, Rama Adyaksa Pradipta kepada Harianjogja.com, Rabu (7/2/2018).

Rama mengatakan tim tersebut sudah siap melakukan penilaian tahap pertama, yakni menilai kualitas perusahaan pengembang dari sisi manajemen dan keuangan. Langkah untuk menggelar sertifikasi ini merupakan inisiatif asosiasi pengembangan Indonesia tersebut.

Tujuannya, melalui sertifikasi tersebut diharapkan dapat memberikan produk yang bermanfaat dan berkualitas bagi para konsumen properti. Rama menambahkan ke depan pemerintah kemungkinan juga akan menerapkan ketentuan serupa.

“Sehingga, saat nanti pemerintah meminta adanya standarisasi tertentu pada produk pengembang, kami di asosiasi ini sudah siap lebih dulu,” papar Rama.

Sertifikasi pengembang baru di mulai pada tahun ini. Rama mengaku belum dapat memastikan berapa pengembang di REI DIY yang sudah mengantongi sertivikasi tersebut. Pasalnya, selain masih merupakan langkah perdana, sertifikasi juga dilakukan secara bertahap.

“Di Indonesia ini ada sekitar dari 3.000 pengembang yang harus dinilai. Disamping itu jumlah tim penilai juga belum sebanyak itu, jadi prioritas daerah mana dulu yang akan dinilai, saya juga tidak bisa memastikannya,” jelas Rama.

Jumlah pengembang anggota REI DIY, kata Rama, saat ini berkisar 100 pengembang. Rama menambahkan secara pengalaman tentang konstruksi bangunan pengembang REI sudah cukup berpengalaman, sehingga penilaian sertifikasi ini diharapkan dapat segera dimiliki para pengembang.

“Para pengembang REI DIY memiliki pengalaman yang cukup dalam bidang konstruksi, di antaranya saat gempa Jogja dan beberapa pengalaman lainnya,” papar Rama.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…