Emil Elestianto Dardak (Dok/JIBI/Solopos/Antara)
Kamis, 8 Februari 2018 13:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

PILKADA JAWA TIMUR 2018
Emil Dardak Ingin Menghilangkan Kesenjangan di Kawasan Mataraman

Pilgub Jatim 2018, ada kesenjangan perekonomian di wilayah utara dan selatan Jawa Timur.

Solopos.com, MADIUN — Bakal calon wakil gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menilai selama ini ada kesenjangan perekonomian di wilayah selatan dan utara Jawa Timur. Untuk itu, dirinya bersama pasangannya balon gubernur Jatim,¬†Khofifah Indar Parawansa, akan menghilangkan kesenjangam itu.

“Pilkada Jatim ini penting untuk kawasan Mataraman. Bu Khofifah dalam acara di salah satu stasiun televisi dengan tegas menyampaikan beliau ingin menghilangkan kesenjangan antara utara dan selatan di Jatim. Jatim akan menjadi lokomotif perekonomian di Indonesia,” kata Emil saat menghadiri acara Deklarasi Tekad Kemenangan se-Jawa Timur di GOR Wilis Kota Madiun, Selasa (6/2/2018) malam.

Pria yang menjabat Bupati Trenggalek itu menyampaikan selama ini Jatim menyumbang 15% perekonomian di Indonesia. Sehingga Jatim menjadi salah satu provinsi yang menjadi gerbong perekonomian Indonesia.

Dia menuturkan selama ini kawasan Mataram yang meliputi Madiun, Ngawi, Tulungagung, Nganjuk, Trenggalek, Ponorogo, selalu beranggapan Gunung Wilis menjadi pemisah kawasan tersebut. Untuk itu, nantinya Gunung Wilis akan menjadi pemersatu kawasan Mataraman.

“Saya tetangga jenengan sendiri. Trenggalek. Yang juga masuk di kawasan Mataraman,” terang Emil kepada ratusan pengurus PAN di wilayah Madiun Raya.

Dia juga berjanji akan membangun kawasan Mataraman. Pembangunan bandara penumpang dan pelabuhan di kawasan pesisir selatan Jatim juga akan menjadi programnya.

“Ini sudah diprogramkan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Lahan untuk bandara di kawasan Mataraman juga sudah diizinkan,” terang dia.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta kepada seluruh kandidat yang diusung PAN untuk bertarung di Pilkada dengan adu konsep dan adu gagasan dengan lawan politik. Dia meyakini kandidat calon yang diusung PAN merupakan kandidat terbaik yang memiliki konssp untuk melakukan perubahan di provinsi maupun kabupaten/kota.

Zulkifli juga berpesan kepada kandidat yang diusung PAN untuk lebih banyak menbuka lapangan kerja. Selain itu harus mengutamakan putra putri daerah sendiri. Jangan sampai mengambil tenaga kerja dari Tiongkok.

“Perbanyak lapangan pekerjaan. Saya ga titip banyak. Saya ga titip proyek. Saya hanya titip program agar masyarakat menjadi lebih baik,” jelas dia.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…