Hoaks (foto: kominfo.gi.id). Hoaks (foto: kominfo.gi.id).
Kamis, 8 Februari 2018 11:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

PILKADA 2018
Polres Tulungagung Siagakan Satgas untuk Berantas Kampanye Hitam

Pilkada 2018, Polres Tulungagung membentuk satgas untuk memberantas kampanye hitam.

Solopos.com, TULUNGAGUNG — Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung resmi membentuk satgas khusus antihoaks untuk mengantisipasi kampanye hitam selama berlangsungnya pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak, 27 Juni 2018.

Peluncuran satgas anti-black campaign dan anti-money politics (antikampanye hitam dan politik uang) tersebut dilakukan Polres Tulungagung bersama KPU, Panwas Pilkada, jajaran forum pimpinan daerah serta seluruh jajarannya di salah satu hotel di Tulungagung, Rabu (7/2/2018).

Kedua satgas fokus bekerja selama gelaran pilkada serentak, baik pilbup maupun pilgub jatim yang puncaknya digelar pada 27 Juni 2018.

“Ini komitmen kami bersama seluruh elemen gakkumdu [penegakan hukum terpadu] dalam mendukung terselenggaranya proses demokrasi yang bersih, jujur, dan aman. Tanpa kampanye hitam, tanpa politik uang,” kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar saat dimintai konfirmasi seusai kegiatan.

Seremoni diawali dengan pidato sambutan beberapa unsur pimpinan lembaga yang tergabung dalam gakkumdu, seperti panwas pilkada, polres dan kejaksaan negeri setempat. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama sentra penegakan hukum terpadu (gakumdu) dalam membentuk satgas antikampanye hitam dan politik uang.

Masing-masing jajaran pimpinan lembaga yang tergabung dalam gakumdu juga membubuhkan tanda tangan petisi antihoaks dan antipolitik uang, yang kemudian diikuti oleh perwakilan anggota komunitas media massa, serta media sosial.

Kedua satgas yang dibentuk, menurut Tofik, diisi oleh tim khusus dari kepolisian. Namun kinerja mereka selanjutnya tetap bermuara pada lembaga adhoc gakumdu, sehingga penanganan dilakukan dengan kajian lintas sektoral.

“Penanganan perkara tindak pidana pemilu, baik akibat kampanye hitam maupun politik uang, akan dilakukan secara profesional yang terkoordinasi dengan gakumdu,” ujarnya.

 

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…