Rohadi Widodo (dua kiri) dan Ida Retno Wahyuningsih (dua kanan) saat mendaftar Pilkada Karanganyar, (Istimewa) Rohadi Widodo (dua kiri) dan Ida Retno Wahyuningsih (dua kanan) saat mendaftar Pilkada Karanganyar, (Istimewa)
Kamis, 8 Februari 2018 11:52 WIB Karanganyar Share :

Perjalanan Pertemuan Rohadi-Ida Maju Pilkada Karanganyar

Petahana Rohadi-Ida akhirnya berpasangan dan maju ke Pilkada Karanganyar 2018.

Solopos.com, KARANGANYAR — Kepastian Rohadi-Ida maju sebagai Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Karanganyar tidak bisa dilepaskan dari dinamika yang terjadi.

Saat itu, Selasa (2/1/2018), Rohadi mendapat kepastian dirinya tidak lagi berpasangan dengan kader Partai Golkar yang juga Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Sebelumnya, Juliyatmono-Rohadi Widodo memang santer diisukan kembali berpasangan dalam Pilkada 2018. Pada Oktober 2017, Rohadi juga sudah mendapatkan surat rekomendasi dari DPP PKS untuk maju mendampingi Juliyatmono.

Hingga pada akhirnya pada 29 Desember 2017, Rohadi mendapat kepastian bahwa DPP Golkar memberikan keputusan final Juliyatmono tandem bersama Rober Christanto dari PDI Perjuangan, yang surat resminya keluar pada 2 Januari 2018.

“Saya sudah berusaha maksimal. Tiba-tiba diceraikan begitu saja tanpa adanya pemberitahuan hingga sekarang. Saya juga sempat mulas sehari juga. Kalimat memang bisa diucapkan, tapi hati tak dapat dibohongi,” katanya beberapa waktu yang lalu.

Mantapkan Hati

Tak ingin larut dalam kekecewaan, Rohadi bersama PKS akhirnya mencari bakal calon bupati sebagai pengganti. Kala itu, Rohadi memang masih berkeinginan untuk menjadi bakal calon wakil bupati. Dua nama sempat muncul untuk mendampingi Rohadi, namun mereka belum berjodoh.

Pada 9 Januari nama Ida Retno Wahyuningsih mencuat untuk mendampingi Rohadi. Namun, kala itu kabar yang beredar Ida hanya ingin menjadi bakal calon wakil bupati. Rohadi pun sempat bingung dan memutuskan menunaikan salat Istikharah untuk memantapkan niat.

Rohadi akhirnya memutuskan untuk maju menjadi bakal calon bupati Karanganyar. Ida sempat bertemu dengan tim Rohadi, namun dia belum bisa memantapkan hati dan memilih mundur dari bursa bakal calon wakil bupati. Apalagi, dia juga belum mengenal sosok Rohadi Widodo.

Rohadi sempat pasrah dengan kondisi tersebut. Apalagi batas waktu pendaftaran sudah habis. Namun semangatnya dan tim kembali terlecut pada 12 Januari.

Mereka kembali menggelar rapat dan memutuskan untuk kembali mendekati Ida agar mau menjadi pendamping Rohadi dalam Pilkada Karanganyar dan mendaftar di masa perpanjangan.

Pada 14 Januari, kubu Rohadi bertemu dengan keluarga Ida di kediamannya di Kebakkramat untuk memutuskan hal tersebut. Kala itu, Ida menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada keluarganya terkait Pilkada Karanganyar.

Keluarga Ida akhirnya memberikan restu kepada Ida agar maju untuk mendampingi Rohadi dalam Pilkada 2018.

 

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…