Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. (Twitter.com-Kominfo_jtg) Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. (Twitter.com-Kominfo_jtg)
Kamis, 8 Februari 2018 11:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PENDIDIKAN JATENG
Akui Perlunya Pendidikan Berbasis Agama, Ganjar Pranowo Sumbang Ponpes

Pendidikan berbasis agama diakui Gubernur Ganjar Pranowo perlunya dikembangan di Jateng.

Solopos.com, PURWOKERTO — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen mengembangkan pendidikan berbasis agama yang tersebar di 35 kabupaten dan kota provinsi ini. “Keberadaan pendidikan berbasis agama yang tersebar di pelosok Jateng sangat penting dikembangkan sebagai sarana mendidik dan membentuk karakter generasi bangsa,” kata Gubernur Ganjar Pranowo di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jateng, Rabu (7/2/2018).

Terkait dengan hal itu, gubernur incumbent atau petahana yang kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng dalam rangkaian pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 itu menyatakan berbagai bantuan pemerintah di semua tingkatan diperlukan guna memajukan pendidikan berbasis agama tersebut. Itu pula mungkin pasalnya, dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Banyumas tersebut, Ganjar sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara, menyerahkan bantuan Rp50 juta kepada pengasuh Pondok Pesantren Nahdlatul Ulama (NU) Sulyifa Ul Qulub.

Ganjar mengungkapkan, selama ini, tidak sedikit proposal permohonan bantuan masuk ke Pemprov Jateng dan berbagai upaya pun dilakukan guna memenuhi permintaan bantuan tersebut, antara lain dengan menggandeng perusahaan-perusahaan dengan penyaluran tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) serta menggalakkan zakat pendapatan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Menurut Ganjar, bantuan dari Baznas Jateng dan hibah dari Pemprov Jateng ini merupakan spirit dari pemerintah untuk membantu agar pendidikan yang berbasis agama semakin berkembang.

“Kita mulai dari para ASN, kalau kemudian lembaga-lembaga agama akan mengikutinya maka itu lebih baik, bila semua ini bisa dilakukan maka akan banyak hal yang bisa kita bantu,” ujar Gubernur Ganjar Pranowo seusai bersilaturahim dengan pengasuh dan pengurus Ponpes NU Syifa Ul Qulub di Desa Notog, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jateng.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…