Salah satu menu yang akan dihadirkan pada malam Tahun Baru Imlek 2018 di Hotel Grand Ambarrukmo Yogyakarta. (Foto Istimewa) Salah satu menu yang akan dihadirkan pada malam Tahun Baru Imlek 2018 di Hotel Grand Ambarrukmo Yogyakarta. (Foto Istimewa)
Kamis, 8 Februari 2018 22:00 WIB Rima Sekarani I.N/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Malam Tahun Baru Imlek Bertabur Menu Lezat di Grand Ambarrukmo

Grand Ambarrukmo Yogyakarta siap meriahkan Imlek.

Solopos.com, JOGJA–Hotel Grand Ambarrukmo Yogyakarta menyiapkan jamuan makan malam spesial untuk merayakan malam Tahun Baru Imlek 2018, Kamis (15/2/2018) pekan depan.

Public Relations Executive Grand Ambarrukmo Yogyakarta, Paskalia Ditha Ratnasari mengatakan berbagai hidangan khas Imlek disajikan di ballroom hotel bintang empat tersebut. Pihaknya menawarkan menu yu sheng yang terdiri dari chicken pineapple salad, seafood mixed dragon fruit salad, telur phiton, steam chicken hainan salad, vegetable spring rice wrappers, salad Bar, dan dressing.

Disajikan juga menu lain seperti shrimp and chicken wonton soup with vegetable, sweet corn cream soup, chicken baked crispy with ngohyong, beef blackpepper sauce, steamed fish coriander ginger soy sauce, fried kwetiau with seafood, angsio tofu kailan, dan oriental Fried Rice.

Untuk carving station, ada roasted pecking duck dan lamb leg yang disajikan dengan berbagai saus, serta aneka dimsum. Hidangan penutupnya adalah tropical sliced fresh fruit, kue keranjang, kue mandarin, mantau, lapis legit, dan aneka manisan. “Selain itu, akan ada atraksi barongsai, wushu, dan live music lagu-lagu mandarin yang ikut memeriahkan suasana malam Tahun Baru Imlek 2018,” kata Paskalia dalam rilisnya kepada Harianjogja.com, Kamis (8/2/2018).

Bagi kanca muda yang ingin melewatkan pergantian malam Tahun Baru Imlek dengan suasana berbeda, terdapat pertujukan musik DJ di Arcadaz Sky Lounge yang terletak di samping Ballroom Grand Ambarrukmo Yogyakarta. “Para tamu dapat menikmati alunan musik beat yang tentunya juga membuat suasana lebih ceria,” ujar Paskalia.

Paskalia lalu mengungkapkan, para tamu cukup membayar Rp188.000 per orang untuk menikmati semua makanan yang disajikan serta berbagai hiburan yang disuguhkan. (*)

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…