Warga menambal salah satu lubang di Jl Adi Soemarmo, Colomadu, Sabtu (3/2/2018). (Iskandar/JIBI/SOLOPOS) Warga menambal salah satu lubang di Jl Adi Soemarmo, Colomadu, Sabtu (3/2/2018). (Iskandar/JIBI/SOLOPOS)
Kamis, 8 Februari 2018 12:15 WIB Iskandar/JIBI/SOLOPOS Karanganyar Share :

JALAN RUSAK KARANGANYAR
Musrenbangcam Colomadu Karanganyar Usulkan Pelebaran Jalan Adi Soemarmo

Musrenbangcam Colomadu minta Jalan Adi Soemarmo diperlebar.

Solopos.com, KARANGANYAR—Musyarawarah Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Colomadu, Karanganyar, memfokuskan perbaikan sejumlah jalan dan drainase. Salah satu jalan yang menjadi prioritas perbaikan dan pelebaran adalah Jalan Adi Soemarmo.

“Usulan Colomadu untuk Musrenbangcam tahun 2019 di antaranya pelebaran Jl Adi Soemarmo sepanjang 4 kilometer dianggarkan Rp3 miliar. Anggaran itu selain untuk pelebaran jalan juga untuk perbaikan drainase,” ujar Camat Colomadu, Yophy Eko Jatiwibowo didampingi stafnya Suyono di Colomadu, Rabu (7/2/2018). (baca: JALAN RUSAK KARANGANYAR : Jl Adi Soemarmo Colomadu Bisa Tumbuh Pohon Pisang)

Menurut Yophy selain pelebaran Jl Adi Soemarmo, Musrenbangcam juga mengusulkan perbaikan sejumlah jalan lain. Di antaranya pelebaran jalan Desa Gajahan-Sanggir-Klegen-Pertigaan Bolon dengan volume 2.500 meter x 5 meter dengan anggaran Rp3 miliar.

Pengaspalan jalan penghubung Desa Gawanan-Paulan dengan volume 1.500 meter x 5 meter dianggarkan Rp1,5 miliar. Begitu pula dengan usulan rehab total gedung Puskesmas Desa Malangjiwan.

“Total dana yang diusulkan untuk pembangunan bidang infrastruktur di Colomadu senilai Rp38,4 miliar. Untuk perbaikan bidang infrastruktur ini kami mengusulkan 33 item,” ujar dia.

Suyono menambahkan selain bidang infrastruktur pihaknya juga mengusulkan bidang sosial budaya. Di antaranya dana anggaran untuk fasilitas difabel senilai Rp110 juta, pengadaan 11 unit mobil sampah senilai Rp3,3 miliar.

Penanganan kawasan kumuh di 11 desa dianggarkan Rp3,3 miliar dan sebagainya. Pada usulan musrenbangcam kali ini pihaknya juga mencantumkan dana operasional seniman Kecamatan Colomadu sebesar Rp50 juta.

“Total anggaran untuk bidang sosial dan budaya yang diusulkan senilai Rp10,3 miliar. Usulan itu kami ajukan berdasar daftar skala prioritas mengingat banyaknya usulan,” jelasnya.

Kolom

GAGASAN
Guru Honorer

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/2/2018). Esai ini karya Roko Patria Jati, dosen di Institut Agama Islam Negeri Salatiga. E-mail penulis adalah bee.ascholar@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tragedi yang mencoreng dunia pendidikan Indonesia muncul lagi bak serial drama televisi yang terus…