Ribuan pengunjung, yang didominiasi wisatawan keluarga, memenuhi area wahana Jogja Bay Waterpark pada Kamis (25/5/2017). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja) Ribuan pengunjung, yang didominiasi wisatawan keluarga, memenuhi area wahana Jogja Bay Waterpark pada Kamis (25/5/2017). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 8 Februari 2018 13:55 WIB Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Imlek di Jogja Bay Dimeriahkan Barongsai Vs Reog Warnai

Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark menggelar Festival Imlek 2018

 

 
Solopos.com, SLEMAN—Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2569, Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark menggelar Festival Imlek 2018.

Acara yang berlangsung sejak 16-18 Februari 2018 ini dimeriahkan oleh serangkaian acara di antaranya Pohon Angpao, live show Barongsai vs Reog, dan lomba mewarnai anak bertajuk Warna-Warni Pringas-Pringis.

Public Relations Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark Medha mengatakan lomba mewarnai itu dibuat khusus untuk anak TK dan SD usia 4-8 tahun. Pringis sendiri, kata dia adalah salah satu karakter Jogja Bay Waterpark yang dalam ceritanya membantu Jose menemukan sawo kecik untuk pengobatan ibunya.

“Cuplikan cerita tentang Pringis muncul dalam spectacular show Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark setiap hari minggu jam 14.00 di Harbour Theater,” ucapnya melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (7/2/2018).

Lomba dibagi menjadi dua kategori yakni Kategori TK (usia 4-6 tahun) dan SD (usia 6-8 tahun). Dalam perlombaan ini masing-masing kategori akan memperebutkan hadiah trophy, uang pembinaan, dan kesempatan berenang gratis di Jogja Bay Pirates Adventure
Waterpark.

Tidak hanya itu, Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark dalam Imlek kali ini juga akan mempersembahkan dua unsur budaya dalam suatu atraksi menegangkan bertajuk Barongsai vs Reog.

Berpadunya dua etnik yakni Tiongkok dan Jawa itu akan ditampilkan dalam suatu pementasan di South Beach Jogja Bay Waterpark, Sabtu (17/2). “Acara ini gratis.”

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…