Ilustrasi kereta api (Instagram @keretaapikita) Ilustrasi kereta api (Instagram @keretaapikita)
Kamis, 8 Februari 2018 21:55 WIB Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja Ekonomi Share :

Hemat Waktu Pakai Kereta Cepat

Kereta cepat tersebut akan memberikan efisiensi waktu bagi wisatawan

Solopos.com, JOGJA-Kereta cepat yang diharapkan dapat menjadi aksesibilitas paling efisien di Bumi Mataram disambut baik pelaku wisata. Pasalnya, kereta cepat tersebut akan memberikan efisiensi waktu bagi wisatawan, sehingga dapat menjangkau lebih banyak tempat wisata.

“Terutama untuk wisatawan yang selama ini memiliki waktu yang tidak banyak tetapi ingin bisa lebih banyak menjangkau banyak tempat wisata, misal Jakarta, Bandung, dan Jogja,” ujar Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) DIY, Udhi Sudiyanto kepada Solopos.com, Rabu (7/2/2018).

Udhi mengatakan, selama ini perjalanan darat menggunakan kereta api banyak menarik wisatawan yang akan menuju Jogja. Pemandangan alam yang disuguhkan sepanjang perjalanan menjadi daya tarik unik. Hal itu banyak disampaikan wisatawan yang datang ke Jogja.

“Tamu saya banyak berkomentar tentang keindahan alam sepanjang perjalanan, misalnya saat mereka berangkat dari Bandung ke Jogja. Pegunungan, lereng, persawahan jadi pemandangan yang dinikmati mereka. Keunikan ini juga yang kami harap dapat dipertahankan jika layanan baru itu beroperasi,” jelas Udhi.

Diakui Udhi jumlah wisatawan atau tamu yang dipandu beberapa anggota Asita DIY tidak hanya datang dari penumpang moda transportasi udara saja. Wisatawan yang menggunakan perjalanan melalui jalur darat, terutama kereta api juga cukup banyak.

Keberadaan wisatawan ini akan memberikan peluang bagi tempat wisata yang dikunjungi. Jjika waktu libur sepekan, selama ini hanya bisa menjangkau dua kota dengan beberapa destinasi. Udhi memaparkan dengan adanya kereta cepat tersebut akan semakin memberikan kesempatan waktu yang lebih panjang bagi wisatawan untuk mengeksplor tempat wisata yang dituju.

“Jika perjalanan Jakarta ke Jogja bisa ditempuh dua jam misalnya, pasti saat tiba di destinasi tujuan, waktu tinggal mereka akan lebih lama. Selain itu, jumlah lokasi wisata yang dikunjungi akan semakin banyak karena waktu mereka tidak habis diperjalanan,” papar Udhi.

Kendati demikian, Udhi berharap kesiapan PT KAI dalam memberikan pelayanan juga harus ditingkatkan. Pasalnya, selama ini banyak wisatawan yang berlibur ke Jogja membawa barang atau koper yang cukup banyak. Ketersediaan tempat untuk menempatkan barang mereka harus diperhatikan.

“Jangan sampai terlalu dibatasi juga. Karena biasanya wisatawan ini akan membawa koper besar, itu juga kadang tidak hanya satu. Jadi mungkin lebih baik perlu adanya tempat khusus atau tambahan,” ungkap Udhi.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…