Petugas Kepolisian bersiaga untuk memberikan pengamanan di Lapas Pakem, Rabu (18/6/2014). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 8 Februari 2018 18:41 WIB Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Di Dalam Penjara Napi Narkoba Simpan 20 Telepon Seluler

Petugas temukan ponsel dan sim card saat penggeledahan.

Solopos.com, SLEMAN–Seorang narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkoba Kelas IIA DIY berinisial NY diperiksa dan digeledah karena diindikasi terlibat peredaran narkoba dari balik jeruji. Dalam penggeledahan ditemukan 20 ponsel beserta sim card.

Kepala Lapas Narkoba Kelas II A DIY, Erwedi Supriyatno mengatakan penggeledahan dilakukan pada Jumat (2/2/2018) malam, setelah sore harinya mendapatkan laporan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah. Dalam informasi tersebut salah seorang napi penghuni Lapas Narkoba di Kecamatan Pakem berinisial NY, 26, diduga terlibat peredaran narkoba.

NY diindikasi terlibat kasus peredaran narkoba dari dalam penjara setelah BNNP Jateng melakukan pengembangan dari pengungkapan kasus narkoba di Salatiga, Jawa Tengah. “Hasil pengembangan BNNP Jateng, dia [NY] diduga terlibat kasus di Salatiga, sabu-sabu satu kilogram,” kata dia, Kamis (8/2/2018)

Setelah mendapatkan informasi pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kanwil Kemenkumham DIY untuk melakukan penggeledahan pada malam harinya. Sekitar pukul 21.00 WIB, penggeledahan dimulai di sel yang dihuni NY bersama enam orang napi lainnya.

Di dalam kamar tananan petugas tidak menemukan apapun, tetapi ketika penggeledahan di kamar mandi tahanan petugas menemukan 20 telepon seluler yang digunakan napi dari dalam penjara untuk berkomunikasi. Antara lain enam ponsel merk Nokia, dua merk Samsung, enam BlackBerry serta enam ponsel BlackBerry yang sudah rusak. Selain ponsel juga ditemukan sim card telepon seluler.

 

 

 

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…