FC Barcelona vs Valencia (JIBI/REUTERS/Albert Gea)
Kamis, 8 Februari 2018 06:25 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Spanyol Share :

COPA DEL REY
Valencia Vs Barcelona: Misi Blaugrana Pecahkan Rekor Musuh Bebuyutan

Copa del Rey akan menyajikan laga Valencia vs Barcelona.

Solopos.com, VALENCIA — Skor imbang akan cukup memastikan Barcelona lolos ke final Copa del Rey dalam pertandingan di markas Valencia, Stadion Mestalla, Jumat (9/2/2018) pukul 03.30 WIB. Tapi, Barca merupakan tim dengan DNA haus kemenangan.

Raksasa Catalan unggul tipis 1-0 pada leg pertama semifinal di Camp Nou, Jumat (2/2/2018) dini hari WIB lalu. Artinya skor imbang sudah cukup membawa Barca meraih final ke-40 mereka di Copa del Rey. Apabila bisa menuntaskan perlawanan Valencia, tim berjuluk Blaugrana itu akan memecahkan rekor musuh abadi mereka, Real Madrid, yang lolos ke final dalam 39 kesempatan dalam sejarah Copa del Rey.

Pada leg pertama di Camp Nou, megabintang Barca, Lionel Messi, tampak kelelahan. Wajar apabila Valverde mengistirahatkan penyerang berjuluk La Pulga tersebut di bangku cadangan saat timnya ditahan imbang Espanyol 1-1 pada Liga Spanyol, Minggu (4/2) dini hari WIB.

Setelah hanya turun sekitar 30 menit pada Derby Catalan, Messi dipastikan akan lebih bugar saat turun di Mestalla. Dia akan berduet dengan Luis Suarez yang berpengalaman merobek gawang Valencia selama sembilan kali di semua kompetisi.

Sementara di barisan gelandang, pelatih Ernesto Valverde diprediksi memainkan kuartet Andres Iniesta, Sergio Busquets, Paulinho, dan Ivan Rakitic dengan formasi 4-4-2. Tapi tidak menutup kemungkinan Valverde memainkan skema 4-3-3 dengan menempatkan pemain termahal mereka, Philippe Coutinho, sejajar dengan Messi dan Suarez di sisi kiri serangan Blaugrana.

Saat melawan Espanyol, Coutinho bermain di sisi kiri serangan, di depan Andres Iniesta. Pemain yang dibeli dari Liverpool dengan harga 142 juta poundsterling (Rp2,6 triliun) pada Januari 2018 lalu tersebut  melepaskan tiga operan kunci dan tujuh umpan silang. “Dia [Iniesta] jenius dan semua orang yang bermain bersamanya akan menjadi pemain yang lebih baik. Saya sangat menikmatinya,” jelas Coutinho, seperti dilansir sport.es, Rabu (7/2/2018).

Barca beruntung karena performa Valencia sedang menurun. Kelelawar Mestalla, julukan Valencia, menelan kekalahan dalam enam laga beruntun dalam waktu normal di semua kompetisi. Dalam tiga laga terakhir, mereka secara beruntun dihajar Real Madrid 1-4 di Mestalla, dua kali kalah 0-1 masing-masing di markas Barcelona dan Atletico Madrid.

Meski demikian, bukan mustahil Valencia akan membalikkan kekalahan 0-1 pada leg pertama. Tim besutan Marcelino itu bisa mengambil inspirasi ketika Valencia menjuarai Copa del Rey pada 1999. Saat itu, Valencia mencapai babak final dan berhasil menuntaskannya sebagai juara setelah dalam perjalanan mereka menyingkirkan Barca pada babak perempat final.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…