Warga bersama sukarelawan bekerja bakti membersihkan material longsoran di salah satu rumah warga Jatiyoso, Karanganyar, Kamis (8/2/2018). (Istimewa/Dokumentasi BPBD Karanganyar) Warga bersama sukarelawan bekerja bakti membersihkan material longsoran di salah satu rumah warga Jatiyoso, Karanganyar, Kamis (8/2/2018). (Istimewa/Dokumentasi BPBD Karanganyar)
Kamis, 8 Februari 2018 19:35 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

BENCANA KARANGANYAR
Hujan Lebat Picu Tanah Longsor di 10 Lokasi Jatiyoso

Longsor terjadi di 10 lokasi Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, akibat hujan lebat selama berjam-jam.

Solopos.com, KARANGANYAR — Bencana alam tanah longsor terjadi di sepuluh lokasi Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Kamis (7/2/2018) pukul 18.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Tanah longsor menimpa bangunan rumah, tanah pekarangan, dan jalan kampung.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, tanah longsor terjadi di Desa Karangsari dan Jatiyoso. Tanah longsor menimpa tembok rumah sejumlah warga di antaranya tembok rumah Lasino, 58, warga Dusun Gersono RT 002/RW 015, Desa Karangsari; Mariyem, 54, warga Dusun Pacet RT 001/RW 012, Desa Karangsari; Wagino, 51, Dusun Blodro RT 027/RW 013, Desa Tlobo.

Selain itu, tembok rumah milik Supandri, 46, warga Dusun Plamar RT 002/RW 016, Desa Jatiyoso; dan Purwanto, 47, warga Dusun Watugede RT 001/RW 005, Desa Wonokeling. Kerusakan pada masing-masing rumah bervariasi tergantung material tanah yang longsor menimpa bangunan. Rata-rata bangunan rusak di bagian dapur dan kamar.

Tanah longsor juga menyebabkan ruas jalan dusun di Dusun Gersono RT 002/RW 015, Desa Karangsari, tertimbun tanah longsor. Tanah longsor dari pekarangan rumah Paiman, 48, Dusun Plamar RT 001/RW 015, Desa Jatiyoso, menimpa akses jalan di depan rumah.

Selain itu, tanah longsor menyebabkan talut rumah milik Dwiyanto, 35, warga Dusun Plamar RT 002/RW 015, Desa Jatiyoso, dan Kasino, 75, warga Dusun Blimbing RT 002/RW 012, Desa Jatiyoso.

“Tidak ada korban jiwa. Tanah longsor terjadi karena hujan deras mengguyur wilayah Karanganyar dalam jangka waktu lama. Hujan disertai angin mulai pukul 13.00 WIB. Tanah longsor di beberapa lokasi menyebabkan beberapa bagian rumah warga dan fasilitas umum rusak,” kata Sekretaris BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, saat dihubungi Solopos.com, Kamis (8/2/2018).

BPBD Karanganyar bersama sukarelawan setempat dan warga sudah melaksanakan kerja bakti di lokasi tanah longsor. Prioritas kerja bakti adalah tanah longsor yang menutup akses jalan dusun.

Selain itu, BPBD Karanganyar sudah menyalurkan bantuan logistik dan plastik untuk warga dan sukarelawan yang melaksanakan kerja bakti. Kasi Trantib Kecamatan Jatiyoso, Haryanto, menyampaikan satu keluarga di Desa Tlobo terpaksa mengungsi ke rumah kerabat mereka rumah mereka rusak.

“Mereka mengungsi di rumah kerabat karena masih ada kemungkinan longsor susulan,” ujar dia.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…