Pengunjung menikmati pemandangan dari puncak Watu Cenik, Sendang, Wonogiri, Senin (5/2/2018). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos) Pengunjung menikmati pemandangan dari puncak Watu Cenik, Sendang, Wonogiri, Senin (5/2/2018). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)
Rabu, 7 Februari 2018 10:35 WIB Rudi Hartono/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

WISATA WONOGIRI
Menikmati Pemandangan WGM dari Ketinggian Watu Cenik Kini Bisa Sambil Internetan Gratis

Objek wisata Watu Cenik di Wonogiri kini dilengkapi sarana wifi gratis.

Solopos.com, WONOGIRI — Pengelola tiga tempat wisata alam di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, menambah fasilitas untuk memanjakan pengunjung. Fasilitas itu meliputi wireless fidelity (wifi) atau jaringan Internet lokal nirkabel gratis, wahana tempat berfoto berlatar foto balon udara, dan tanda cinta.

Tiga tempat wisata alam di desa itu dikelola Badan Usaha Milik (BUM) Desa Sendang Pinilih sejak awal 2017. Ketiga tempat wisata yang menyajikan panorama alam itu terdiri atas Watu Cenik, Puncak Joglo, dan Soko Gunung.

Ketua BUM Desa Sendang Pinilih, Sukamto, kepada Solopos.com, Senin (5/2/2018), menyampaikan fasilitas wifi sudah dapat digunakan pengunjung sejak pekan lalu. Sementara fasilitas tersebut hanya ada di Watu Cenik.

Pengunjung Watu Cenik dapat menggunakan secara gratis tanpa memasukkan kata kunci. Namun, apabila sistem meminta kata kunci, pengunjung dapat memasukkan kata kunci puncakwisata. “Kecepatan akses Internetnya cepat. Dipakai 80 orang pun enggak lemot,” kata Sukamto.

Baca:

Berburu Indahnya Matahari Terbit di Watu Cenik

Kejuaraan Downhill Internasional Digelar di Watu Cenik Oktober 2018

Pengelola juga berencana membangun tempat berfoto berlatar balon udara berdiameter 3 meter dengan ketinggian lebih kurang 6 meter-7 meter. Konstruksi menggunakan besi yang kokoh.

Rencananya fasilitas tersebut akan dipasang di Watu Cenik dan Puncak Joglo. Selain itu pengelola bakal membangun tempat berfoto berlatar tanda cinta dilengkapi hiasan-hiasan indah. Fasilitas itu akan dibangun di seluruh tempat wisata.

“Akhir bulan ini kami targetkan fasilitas tempat berfoto berlatar balon udara dan tanda cinta sudah terbangun. Khusus yang tempat berfoto berlatar balon udara, akan dijaga petugas khusus untuk memastikan pengunjung dan fasilitas aman,” imbuh Sukamto.

Menurut dia, fasilitas ditambah untuk memanjakan pengunjung. Diharapkan dengan fasilitas-fasilitas tersebut dapat mendongkrak tingkat kunjungan. Pada 2017 jumlah pengunjung mencapai lebih dari 89.000 orang. Pengelola dapat meraup pendapatan senilai lebih dari Rp310 juta hanya dari tiket masuk Rp4.000/orang.

Percobaan Solopos.com, fasilitas free wifi di Watu Cenik dapat digunakan dengan mudah dan lancar. Setelah Internet terhubung dapat digunakan untuk berselancar di semua media sosial, media pengirim pesan, dan mencari informasi melalui mesin pencari.

Salah satu pengunjung, Dwi Tulus Pambudi, 23, warga Jatisrono, Wonogiri, mengaku belum mengetahui Watu Cenik dilengkapi wifi. Saat masuk ke tempat wisata tidak ada media spanduk atau plakat yang menginformasikan adanya fasilitas wifi gratis.

Setelah mencoba dia dapat menonton video melalui Youtube dengan lancar. Menurut pemuda itu sudah selayaknya tempat wisata dilengkapi fasilitas yang kekinian supaya pengunjung makin betah.

“Penataan tempat wisatanya sudah bagus. Yang belum ada penjual cenderamata atau kenang-kenangan khas desa. Kalau ada, pengunjung bisa bawa oleh-oleh khas, jadi tak hanya bawa oleh-oleh hasil foto,” kata dia.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…