Anggota kepolisian dari Polsek Playen memasang garis polisi di lokasi amblesan jalan wilayah Padukuhan Nogosari 3, Desa Bandung, Playen, Rabu (7/2/2018). (Foto istimewa) Anggota kepolisian dari Polsek Playen memasang garis polisi di lokasi amblesan jalan wilayah Padukuhan Nogosari 3, Desa Bandung, Playen, Rabu (7/2/2018). (Foto istimewa)
Rabu, 7 Februari 2018 21:55 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Waspadalah saat Melintas Jalan Playen-Gading, Ada Titik Amblas yang Membahayakan

Warga khawatir dengan jalan amblas di ruas Playen-Gading tepatnya di Nogosari 3, Desa Bandung, Playen, yang muncul sejak seminggu lalu dan kini semakin parah

Solopos.com, GUNUNGKIDUL–Warga khawatir dengan jalan amblas di ruas Playen-Gading tepatnya di Nogosari 3, Desa Bandung, Playen, yang muncul sejak seminggu lalu dan kini semakin parah.

Baca juga : Tanah Amblas di Ponjong Semakin Meluas, Belum Ada Upaya Penanganan

Salah seorang warga, Hariyanto mengaku khawatir dengan kondisi jalan itu jika tidak segera ditangani luasan dan panjang jalan yang ambles semakin melebar. Terlebih saat ini curah hujan masih tinggi.

“Sebenarnya tidak ambles langsung sekaligus. Pada awalnya ada retakan, kemudian digerus hujan kemudian kondisinya semakin memburuk,” kata Hariyanto, Rabu (7/2/2018).

Kejadian tersebut langsung ditindaklanjuti pihak kepolisian setempat dengan memasang police line. Langkah tersebut dilakukan mengingat kedalaman tanah amblas semakin parah dan bisa memicu terjadinya kecelakaan.

“Tanah ambles pada kedalaman sekitar 50cm dengan panjang 15m. Pemicu amblasan itu tingginya intensitas hujan. Terlebih pada malam hari. Minimnya lampu penerangan menjadi kendala tersendiri,” kata Bhabinkamtibmas Desa Bandung, Brigadir Antonius.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), Gunungkidul, Eddy Praptono mengatakan, jalur Playen-Gading merupakan jalan provinsi.

“Kejadian jalan rusak ini sudah kami laporkan ke Bina Marga Provinsi DIY. Akan segera ditindaklanjuti,” kata Eddy.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…