Polisi mensimulasikan pengamanan perusuh yang cedera dalam kerusuhan pilkada serentak 2018 di Alun-Alun Kudus, Jateng, Selasa (6/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho) Polisi mensimulasikan pengamanan perusuh yang cedera dalam kerusuhan pilkada serentak 2018 di Alun-Alun Kudus, Jateng, Selasa (6/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Rabu, 7 Februari 2018 03:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho/Akhmad Nazaruddin Lathif Feature Share :

FOTO PILKADA 2018
Kudus Bersiap Hadapi Kerusuhan

Pilkada 2018 diantisipasi ancaman rusuh di Kudus.

Polres Kudus, Selasa (6/2/2018), menggelar simulasi pengamanan pilkada serentak 2018 di Alun-alun Kudus, Jateng. (JIBI/Solopos/Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Polres Kudus, Selasa (6/2/2018), menggelar simulasi pengamanan pilkada serentak 2018 di Alun-alun Kudus, Jateng. (JIBI/Solopos/Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak berpotensi memicu rusuh massa. Karena itulah, Polres Kudus, Selasa (6/2/2018), menggelar simulasi pengamanan pilkada serentak 2018 di Alun-alun Kudus, Jawa Tengah. Simulasi tersebut digelar untuk memastikan kesiapan aparat dalam mengamankan pelaksanaan pilkada serentak 2018 sehingga terjamin keamanan dan kelancarannya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…