Zulkifli Hasan (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Zulkifli Hasan (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Rabu, 7 Februari 2018 21:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

PEMILU 2019
Ketum PAN Imbau Kader yang Ingin Nyaleg Rajin Salat Berjemaah

Pemilu 2019, kader PAN yang mau maju ke pertarungan legislatif untuk lebih rajin Salat Magrib dan Subuh berjamaah di masjid.

Solopos.com, MADIUN — Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengimbau kepada kader PAN yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota legislatif untuk lebih rajin salat Subuh dan Maghrib berjamaah di masjid. Sedangkan untuk calon legislatif yang beragama non-Islam bisa beribadah sesuai ajarannya masing-masing.

Hal itu disampaikan Zulkifli saat menghadiri acara Deklarasi Tekad Kemenangan se-Jawa Timur di GOR Wilis Kota Madiun, Selasa (6/2/2018) malam. Itu merupakan salah satu kiat yang dibagikan Zulkifli Hasan kepada kadernya yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota legislatif baik di tingkat kota/kabupaten, provinsi, maupun pusat.

“[Kader yang ingin menjadi calon legislatif] harus Salat Subuh di masjid. Berat ga kira-kira. Salat Subuh bayar tidak. Ini untuk calon yang Islam. Kalau agama lain silakan sesuai ajarannya masing-masing. Yang muslim Salat Maghrib dan Subuh ke masjid,” jelas dia.

Pria yang juga menjabat sebagai ketua MPR RI itu menyampaikan calon anggota legislatif dari kader PAN juga harus rutin ikut pengajian baik yang diselenggarakan NU maupun Muhammadiyah. Baik yang diselenggarakan Muslimat maupun Aisyiyah.

Calon anggota legislatif juga harus rutin mengikuti kegiatan di lingkungannya masing-masing. Dia mencontohkan ada kegiatan kumpul-kumpul, arisan, harus diikuti semuanya.

“Kenali lingkungan saudara. Lingkungan saja tidak kenal. Bagaimana mau dapat empati. Di situ ada guru, ketua RT, ketua RW, macam-macam. Kenali. Mereka juga kenal kepada saudara,” terang dia.

Selain kiat tersebut, kata Zulkifli, kader yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota legislatif supaya rutin untuk mengunjungi ranting maupun cabang partai. Untuk calon di DPRD kota/kabupaten, setiap hari bisa mengunjungi lima ranting. Sedangkan calon DPRD provinsi bisa mengunjungi lima cabang setiap hari.

Selain memberikan kiat sukses untuk calon anggota legislatif, dia juga memberikan kiat bagi calon wali kota maupun calon bupati. Para calon minimal harus mengunjungi 10 lokasi untuk menyapa masyarakat.

“Kalau calon bupati maupun calon wali kota setiap hari berkunjung di 10 titik. Itu tanda-tanda kemenangan. Kalau sehari 1 titik 2 titik. Wassalam,” ujar Zulkifli.

Dia mengaku dalam hal ini sudah berpengalaman setelah adiknya menjadi bupati. Dengan menggunakan kiat itu, adiknya bisa mengalahkan calon incumbent yang memiliki ayah seorang gubernur. Untuk diketahui, adik Zulkifli Hasan yakni Zainudin Hasan menjabat sebagai Bupati Lampung Selatan periode 2016-2021.

“Pertarungan politik itu tidak ada yang mudah. Pertarungan politik sangat keras dan berat. Mental jiwa dan raga harus siap,” jelas dia.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…