Ibu-ibu di Kampung Biru Arema memamerkan produk kerajinan tangan kreasi mereka pada peresmian kampung tersebut sebagai destinasi wisata baru Kota Malang, Selasa (6/2/2018). (Istimewa) Ibu-ibu di Kampung Biru Arema memamerkan produk kerajinan tangan kreasi mereka pada peresmian kampung tersebut sebagai destinasi wisata baru Kota Malang, Selasa (6/2/2018). (Istimewa)
Rabu, 7 Februari 2018 03:05 WIB Choirul Anam/JIBI/Bisnis Madiun Share :

Kampung Biru Arema, Destinasi Wisata Baru Kota Malang

Kampung Biru Arema menjadi destinasi wisata baru di Kota Malang.

Solopos.com, MALANG — Kampung Biru Arema menjadi destinasi wisata baru Kota Malang, Jawa Timur. Dengan ciri khas rumah-rumah penduduk bercat biru, kampung yang berada di Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen, itu memperkuat identitas kota sebagai Kota Arema (Arek Malang).

Revitalisasi Kampung Biru Arema memanfaatkan 15 ton cat dengan dana Rp1,5 miliar yang berhasil mengubah mengubah wajah hampir 500 bangunan di RW 04 dan RW 05 Kiduldalem.

Revitalisasi itu membirukan kawasan hunian bagi 282 Kepala Keluarga (KK) yang dahulu terkesan kumuh, menjadi lingkungan tempat tinggal yang penuh daya tarik.

Wali Kota Malang Mochmad Anton mengatakan pihaknya terus berupaya menggali potensi dan keunggulan daerah. “Salah satunya dengan menggiatkan penciptaan kampung kreatif, yang merupakan bagian dari kegiatan wisata kreatif,” katanya di sela-sela Peresmian Kampung Biru Arema, Selasa (6/2/2018).

Dia menambahkan terobosan dan solusi dari implementasi kreativitas dapat memberikan dampak positif, tidak saja bagi pertumbuhan perekonomian, tetapi juga membawa tren positif bagi manajemen pengelolaan kota kreatif.

“Kehadiran kampung ini merupakan wujud corporate social responsibility [CSR] dari PT Inti Daya Guna Aneka Warna [cat Decofresh], yang telah membuat kawasan hunian di kelurahan Kiduldalem ini menjadi kampung biru sebagai implementasi yang menunjukkan identitas warna kebersamaan dari Aremania yang bermakna memiliki kecerdasan serta rasa percaya diri yang tinggi, “katanya.

Kehadiran kampung tematik tersebut, semakin melengkapi wisata kampung tematik atau kampung berkarakter di Kota Malang.

Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Malang Diah Ayu mengatakan kampung tidak hanya wajah, tapi juga pelindung kegotongroyongan dan “perpustakaan” sejarah kota.

“Oleh karena itu, kami sangat bersyukur bahwa aspirasi masyarakat disambut dengan kepedulian banyak pihak seperti PT Indana Paint,” tuturnya.

Vice President PT. Indana Paint, Steven A Sugiharto berharap keberadaan Kampung Biru ini mampu memperbaiki pola hidup, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan untuk datang ke Kota Malang.

Ditetapkannya Kampung Biru Arema sebagai destinasi wisata baru Kota Malang dimanfaatkan warga setempat untuk berkreasi dengan memproduksi kerajinan tangan, seperti mengolah barang-barang bekas menjadi produk unik, produk seni.

Endang, warga setempat, mengungkapkan usaha kerajinan tersebut cukup menjanjikan. Banyak kerajinan yang dihasilkan oleh ibu rumah tangga ini, yakni hiasan meja dari olahan botol plastik, aksesoris dari kain perca, vas bunga dari olahan handuk yang dicampur semen, ataupun souvenir yang dikemas cantik dari olahan botol minuman.

Barang-barang cantik ini dipatok dengan harga Rp3.000 sampai bernilai ratusan ribu rupiah.

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…