ilustrasi (JIBI/dok)
Rabu, 7 Februari 2018 21:40 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Ini Dia Salah Satu Jalan yang Paling Parah Kemacetannya di Jogja

Kecepatan kendaraan di Jalan Timoho 13 kilometer per jam.

Solopos.com, JOGJA–Kajian transportasi untuk mengurai kepadatan lalu lintas di Jogja mendesak dilakukan. Berdasarkan hasil survei Dinas Perhubungan Kota Jogja rata-rata kecepatan kendaraan di Jogja sekitar 23 kilometer per jam. Bahkan di Jalan Timoho kecepatan kendaraan sampai 13 kilometer per jam.

“Karena memang dari UIN [Kampus UIN Sunan Kalijaga] sampai kampus APMD itu banyak hambatan seperti persimpangan dan pelintasan kereta api sebidang,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Dinas Perhubungan Kota Jogja, Golkari Made Yulianto, saat dihubungi Rabu (7/2/2018).

Golkari mengatakan survei yang dilakukan tahun lalu itu diambil saat jam-jam sibuk di pagi hari dan sore. Sehingga di luar jam itu, kata dia, masih ada ruas jalan yang bisa ditempuh kendaraan dengan kecepatan 30-40 kilometer per jam. Survei tersebut juga luar liburan panjang.

Ia menilai kondisi itu wajar terjadi di Jogja yang banyak dikunjungi wisatawan. Menurut dia, volume kendaraan di Jogja terus bertambah, sementara kapasitas jalan tidak pernah berubah. Untuk mengatasi persoalan kepadatan tersebut, pihaknya saat ini sedang melakukan kajian transportasi.

Golkari berujar banyak faktor kepadatan lalu lintas, namun beberapa yang dianggap turut membuat kepadatan adalah banyaknya kendaraan besar di dalam kota, serta masih adanya parkir-parkir di badan jalan sehingga menghambat laju kendaraan.

Solusi yang bisa dilakukan, kata dia, membuat kantong parkir khusus kendaraan besar seperti bus pariwisata dan kendaraan barang di pinggiran kota. Kemudian menyiapkan kendaraan dengan dimensi kecil untuk menyambung wisatawan dari lokasi parkir menuju objek-objek wisata. “Kajian sudah dilakukan, tinggal implementasinya seperti penyediaan sarana dan prasarana,” ujar Golkari.

Sekretaris Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja, Bambang Seno Baskoro mengatakan hasil kajian terkait kecepatan kendaraan di semua ruas jalan di Jogja perlu menjadi catatan untuk segera menentukan solusinya agar wisatawan yang berlibur di Jogja tetap nyaman tanpa terkena macet.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…