Kegiatan launching Upsus Siwab di Keblak, Ngeposari, Semanu, Senin (5/1/2018). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja) Kegiatan launching Upsus Siwab di Keblak, Ngeposari, Semanu, Senin (5/1/2018). (Foto istimewa)
Selasa, 6 Februari 2018 08:20 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Tahun Ini, Gunungkidul Targetkan Kelahiran Anak Sapi 33.122 Ekor

Program Perencanaan Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (Upsus Siwab) mulai diluncurkan di Keblak, Ngeposari, Semanu, Senin (5/1/2018)

 

Solopos.com, GUNUNGKIDUL– Program Perencanaan Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (Upsus Siwab) mulai diluncurkan di Keblak, Ngeposari, Semanu, Senin (5/1/2018).

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, mengatakan, target Upsus Siwab 2018 sebanyak 45.000 sapi, dengan angka kelahiran mencapai 33.122 ekor. Sampai bulan Januari ini sudah ada 447 ekor kelahiran sapi.

“Sudah dilakukan IB [Inseminasi Buatan/Kawin Suntik] sebanyak 1603 ekor, sapi PO dan sapi merah [turunan],” katanya, usai peluncuran.

Dia mengatakan pemerintah terus mendorong minat peternak dalam mendapatkan IB gratis untuk sapi betina produktif milik mereka. Tidak hanya mendapatkan IB secara gratis, para peternak juga dapat melakukan pengecekan kesehatan ternaknya tanpa dipungut biaya.

“Untuk yang pertama gratis, jika masih harus disuntik IB lagi baru dikenakan biaya,” katanya.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…