Konferensi pers kasus peredaran obat terlarang di Polres Gunungkidul, Selasa (6/2/2018). (Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo) Konferensi pers kasus peredaran obat terlarang di Polres Gunungkidul, Selasa (6/2/2018). (Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo)
Selasa, 6 Februari 2018 15:55 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Polres Gunungkidul Tangkap 7 Pria Terkait Kasus Narkoba

Polres Gunungkidul mengungkap empat kasus perdaran obat terlarang

 

Solopos.com, GUNUNGKIDUL–Polres Gunungkidul mengungkap empat kasus perdaran obat terlarang dengan jumlah tersangka tujuh orang dalam kurun waktu satu bulan Januari.

Kapolres, Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengatakan beberapa barang bukti diamankan. “Kita amankan obat-obatan pil Trihexypenidyl atau pil sapi, barang bukti sekitar 1.000 dari lima orang tersangka. Untuk sabu-sabu kita amankan dari dua tersangka,” ujarnya, dalam gelar perkara di Mapolres Gunungkidul, Selasa (6/2/2018).

Dia mengatakan kasus ini masih dikembangkan, dia juga berharap peredaran obat-obat terlarang dapat ditekan atau dihindari. Sehingga nantinya tidak ada lagi.

Sebanyak tujuh orang tersebut yakni DR,20, warga Karangrejek, Wonosari, diamankan Senin (1/1/2018), DPS,19, warga Sukoharjo, dan DT,26, juga warga Sukoharjo yang diamankan pihak kepolisian Senin (1/1/2018), DP diamankan Minggu (6/1/2018) pukul 01.00 WIB di Ponjong dan JAP,19, diamankan Selasa (23/1/2018).

Dari JAP, polisi menngembangkan kasus tersebut dan menangkap dua tersangka lain yakni RAS dan ASB.

Dari ketujuh tersangka hanya DT yang dijerat Pasal 112 ayat 1 sub pasal 127 ayat (1) huruf a UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ia erancam paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800juta dan paling banyak Rp8 miliar.

Adapun enam tersangka lain dijerat dengan UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…