Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi berbincang dengan anggotanya dalam acara pemeriksaan kondisi kendaraan di sekitar menara jagung kompleks baru perkantoran Pemkab Boyolali, Selasa (6/2/2018). (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos) Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi berbincang dengan anggotanya dalam acara pemeriksaan kondisi kendaraan di sekitar menara jagung kompleks baru perkantoran Pemkab Boyolali, Selasa (6/2/2018). (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos)
Selasa, 6 Februari 2018 19:15 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

PILKADA 2018
Jelang Pilgub Jateng, Kapolres Boyolali Periksa Kendaraan Dinas Anggota

Kapolres Boyolali memeriksa kondisi kendaraan dinas sebagai persiapan menyambut pilkada 2018.

Solopos.com, BOYOLALI — Seluruh kendaraan dinas Polres Boyolali diperiksa kondisinya menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2018, Selasa (6/2/2018).

Pemeriksaan dilakukan terhadap 94 unit mobil, 4 unit truk, dan 193 unit sepeda motor di sekitar menara jagung kompleks perkantoran Pemkab Boyolali. Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi yang memimpin pemeriksaan mengecek kondisi kendaraan dengan teliti.

Tak sekadar melihat kondisi luar kendaraan, Kapolres juga mengecek kondisi mesin maupun bahan bakar minyak (BBM) di tangki kendaraan. Dia juga memilih secara acak sejumlah kendaraan agar distater untuk mengetahui ada tidaknya masalah pada mesin.

Kapolres meminta seluruh anggota agar mengecek kendaraan dinas secara rutin.  Tujuannya, agar seluruh kendaraan selalu siap digunakan untuk bertugas. “Apalagi saat ini sudah menjelang Pilkada serentak, maka seluruh kendaraan harus prima,” ujarnya.

Kendaraan tersebut akan digunakan dalam pengamanan, misalnya untuk mengawal kegiatan yang melibatkan pendukung pasangan calon (paslon) Pilgub.

Terkait keamanan menjelang Pilgub 2018, Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga suasana kondusif khususnya di Boyolali. Pilgub sebagai pesta demokrasi harus berjalan lancar aman dan damai.

“Beda pilihan adalah hal wajar dalam demokrasi, namun kekompakan dan kerukunan harus tetap dijaga,” tegasnya.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…