Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo menggelar Rapat Koordinasi Inventarisasi Masalah terkait Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Pemilu 2019 di RM Nggirli, Wates, Kulonprogo, Rabu (20/12/2017). (Rima Sekarani I.N/JIBI/Harian Jogja) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo menggelar Rapat Koordinasi Inventarisasi Masalah terkait Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Pemilu 2019 di RM Nggirli, Wates, Kulonprogo, Rabu (20/12/2017). (Rima Sekarani I.N/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 6 Februari 2018 19:02 WIB Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

PEMILU 2019
Pendaftar PPK di Kulonprogo Membludak

KPU mendapatkan 253 lamaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 36 anggota yang dibutuhkan.

Solopos.com, KULONPROGO- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo Panggih Widodo, mengungkapkan bahwa KPU mendapatkan 253 lamaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 36 anggota yang dibutuhkan.

“Membludak, tetapi Alhamdulillah antusiasmenya masyarakat baik,” jelasnya, Selasa (6/2/2018).

Pemeriksaan administrasi yang dilakukan KPU ternyata membuat empat orang pendaftar dinyatakan tidak lolos administrasi. Alhasil dari 253 pendaftar, saat ini tinggal menyisakan 249 pendaftaran PPK yang bisa mengikuti ujian tulis Rabu (7/2/2018) ini.

“Di antaranya ada yang pernah menjabat lebih dua kali sebagai PPK dan yang tidak lolos kembali ke PPS,” kata Panggih.

Nantinya anggota PPK akan diberikan gaji sebanyak Rp1,8 juta. Dimana gaji mulai diterima pada April mendatang setelah dilantik di 9 Maret bersama dengan anggota PPS.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…