Penerobos palang pintu perlintasan kereta api di Jl. Raya, Semarang-Grobogan di Kembang Arum, Mranggen, Demak, Jateng, Selasa (6/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan) Penerobos palang pintu perlintasan kereta api di Jl. Raya, Semarang-Grobogan di Kembang Arum, Mranggen, Demak, Jateng, Selasa (6/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Selasa, 6 Februari 2018 17:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/ Aji Styawan Feature Share :

FOTO LALU LINTAS DEMAK
Terobos Palang Pintu KA Tak Terpuji

Lalu lintas Demak masih menerobos palang KA.

Pengendara motor menerobos palang pintu perlintasan kereta api di Jl. Raya, Semarang-Grobogan di Kembang Arum, Mranggen, Demak, Jateng, Selasa (6/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Pengendara motor menerobos palang pintu perlintasan kereta api di Jl. Raya, Semarang-Grobogan di Kembang Arum, Mranggen, Demak, Jateng, Selasa (6/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Lalu lintas kendaraan di Semarang Raya masih kerap dinodai perilaku tak terpuji pengguna jalan yang menerobos palang pintu yang tertutup sesaat sebelum kereta api melintas. Seperti terekan Kantor Berita Antara, Selasa (6/2/2018), seorang pengendara sepeda motor menerobos palang pintu di perlintasan kereta api Jl. Raya penghubung Semarang-Grobogan di wilayah Kembang Arum, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Perilaku melanggar tersebut dapat memicu kecelakaan yang membahayakan keselamatan baik pengendara itu sendiri maupun kereta api yang akan melintas.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…