Eli Diaghilev menyamar sebagai wanita (Oddity Central) Eli Diaghilev menyamar sebagai wanita (Oddity Central)
Selasa, 6 Februari 2018 05:10 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

KISAH UNIK
Buktikan Cantik Cuma Perlu Kosmetik, Pria Ini Sukses Menyamar Jadi Wanita

Kisah unik kali ini tentang seorang pria yang sukses menyamar jadi wanita untuk membuktikan cantik hamya butuh modal kosmetik.

Solopos.com, SOLO – Kontes kecantikan umumnya diikuti gadis cantik dan cerdas. Sebab, cantik saja tidak cukup untuk membuat seorang gadis memenangkan kontes kecantikan tersebut. Namun, bagaimana jadinya jika peserta kontes kecantikan itu adalah seorang pria yang menyamar sebagai wanita? Aneh bukan?

Meski terbilang aneh, kejadian semacam itu baru saja terjadi di Kazakhstan. Dilansir Oddity Central, Senin (5/2/2018), seorang kontestan ajang pemilihan Miss Virtual Kazakhstan 2018, Arina Aliyeva, mengaku jika dirinya adalah seorang pria yang menyamar sebagai wanita.

Arina Aliyeva ini sebenarnya adalah pemuda bernama Eli Diaghilev berusia 22 tahun. Dia sengaja mengikuti ajang tersebut untuk membuktikan kepada teman-temannya bahwa dia mampu menyamar sebagai wanita. Selama ini, dia menilai seorang wanita sangat memuja kecantikan. Mereka rela melakukan berbagai cara hanya demi terlihat cantik.

Padahal, menurut Eli Diaghilev, seseorang bisa tampil cantik hanya dengan memakai kosmetik. Selain itu, seorang wanita juga bisa mengedit foto agar terlihat cantik sebelum di unggah ke media sosial. Berbekal keyakinan ini, dia bertekad membuktikan kemampuannya menyamar sebagai wanita cantik dengan mengikuti kontes Miss Virtual Kazakhstan 2018.

Dengan bantuan seorang makeup artist dan hair stylist, Eli Diaghilev mengubah penampilan menjadi seorang wanita. Dia mendaftar sebagai kontestan dengan nama Arina Aliyeva yang mewakili daerah Shymkent. Pria yang berpengalaman menjadi model sejak berusia 17 tahun ini mengunggah foto cantiknya di media sosial.

Rencana Eli Diaghilev berjalan sukses karena berhasil lolos menjadi kontestan. Bahkan, dia merupakan salah satu kontestan favorit yang diharapkan menjadi juara. Setelah misinya berhasil, dia langsung mengunggah video klarifikasi di media sosial. Dia menjelaskan identitas sebenarnya kepada semua penggemar.

“Aku sangat terkejut dengan reaksi kalian. Aku tak menyangka mereka percaya jika aku adalah pria. Aku tidak punya niat menipu. Aku hanya ingin menarik perhatian. Aku ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa kecantikan semestinya tidak hanya dinilai dari fisik. Sebab, setiap orang memiliki keunikan masing-masing,” katanya.

Video tersebut membuat Eli Diaghilev alias Arina Aliyeva didiskualifikasi. Pihak panitia acara melarangnya ikut kontes karena telah memberikan informasi palsu. Namun, dia sama sekali tidak kecewa karena hanya ingin menunjukkan bahwa dia bisa menyamar sebagai wanita.

Kolom

GAGASAN
Guru Honorer

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/2/2018). Esai ini karya Roko Patria Jati, dosen di Institut Agama Islam Negeri Salatiga. E-mail penulis adalah bee.ascholar@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tragedi yang mencoreng dunia pendidikan Indonesia muncul lagi bak serial drama televisi yang terus…