Pintu air Demangan Solo (Dok/JIBI/Solopos)
Selasa, 6 Februari 2018 21:15 WIB Indah Septiyaning W./JIBI/Solopos Solo Share :

INFRASTRUKTUR SOLO
Pintu Air Demangan Baru Didesain Modern dengan 6 Mesin Pompa

Infrastruktur Solo, pintu air Demangan dibangun dengan desain modern.

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana membangun pintu air Demangan dengan desain modern tiga pintu dan dilengkapi enam unit mesin pompa air. Pembangunan pintu air dengan anggaran Rp121,6 miliar ini diproyeksikan dimulai April 2019.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menjelaskan desain pembangunan pintu air Demangan baru sudah di tangan. Pintu air tersebut didesain modern dengan dilengkapi sensor pengaturan ketinggian air otomatis.

“Adanya sensor membuat salah satu pompa hidup secara otomatis pada elevasi muka air tertentu, sekaligus menghidupkan tanda suara atau lampu sebagai tanda kondisi sudah darurat,” jelas Rudy saat paparan dihadapan rombongan Komisi V DPR, Selasa (6/2/2018).

Selain itu, sensor diperlukan untuk pemutusan arus listrik otomatis pada saat kondisi air minimum. Tak hanya sensor, adanya trash rack di depan intake pompa juga disiapkan untuk menjaga agar sampah tidak masuk kedalam kolam intake pompa sekaligus berfungsi membersihkan sampah secara otomatis.

“Jadi nanti juga dilengkapi tempat penimbunan sampah sementara hasil pembersihan di pintu air baru, sebelum nantinya diangkut untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir [TPA],” kata dia.

Saat ini, proses pembangunan pintu air Demangan baru tahap pengajuan permohonan bantuan anggaran ke Pemerintah Pusat. Rudy berharap Komisi V DPR yang membidangi infrastruktur dan perhubungan ini mengamankan anggaran untuk pembangunan tersebut.

Targetnya pembangunan pintu air Demangan baru mulai dikerjakan April 2019 dan selesai pada 2020 mendatang. Sesuai perencanaan, pintu air Demangan baru dibangun di bagian hilir sehingga air dalam kota bisa dibuang langsung ke Sungai Bengawan Solo.

“Pintu air Demangan baru ini untuk membebaskan warga Solo dari banjir yang selama ini masih mengancam. Karena, selama pintu air Demangan tidak dibuat baru sejumlah kelurahan akan terus terancam banjir,” katanya.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) Charisal A. Manu mengatakan telah menyelesaikan penyusunan detail engineering design (DED) pembangunan pintu air Demangan baru. Pintu air Demangan baru ini akan dibangun dengan kapasitas 12,5 m3/detik operasi.

“Teknologi menggunakan pompa efektif, simpel dan beroperasi maksimal,” katanya. Pintu air Demangan dibangun untuk mengatur elevasi Kali Jenes, Kali Pepe yang bermuara ke Sungai Bengawan Solo.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…