Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (kanan) mengecek tanggul Sungai Bringin di Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Jateng, Selasa (6/2/2018) pagi. (Instagram-@hendrarprihadi) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (kanan) mengecek tanggul Sungai Bringin di Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Jateng, Selasa (6/2/2018) pagi. (Instagram-@hendrarprihadi)
Selasa, 6 Februari 2018 21:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

BENCANA JATENG
Wali Kota Semarang Janji Tinggikan Penahan Banjir di Mangkang

Bencana banjir yang melanda wilayah Mangkang membuat Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengecek lokasi, keesokan harinya.

Semarangopos.com, SEMARANG – Bencana banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Senin (5/2/2018). Kawasan yang didera banjir cukup para adalah Kelurahan Mangakang Kulon, serta Kelurahan Mangunharjo di Kecamatan Tugu.

Setelah hujan reda dan banjir susut pada keesokan harinya, Selasa (6/2/2018), Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengunjungi wilayah Mangkang Kulon demi mengecek lokasi terdampak banjir. Wali kota yang akrab disapa Hendi itu mengecek upaya sementara demi mengatasi banjir di sudut barat Kota Semarang itu.

Politikus PDI Perjuangan itu kemudian memamerkan kunjungannya itu di akun Instagramnya, @hendrarprihadi. Tak lupa ia menyertakan video saat mengecek kantong pasir yang digunakan untuk menahan air di Sungai Bringin yang sempat meluap.

Orang nomor wahid di ibu kota Jateng itu berjanji kantong pasir penahan air dari Sungai Bringin segera ditinggikan demi mencegah banjir. “Pagi ini di Mangkang Kulon – untuk lebih menahan air yang meluber dari sungai – sand bag / karung pasir akan ditinggikan untuk menahan air,” tulis Hendi.

Namun janji Hendi itu justru mengundang keluhan lain dari publik pengguna Internet (netizen) di Instagram yang mengaku sebagai warga Kota Semarang. Menurut mereka, dibutuhkan upaya lebih demi mengatasi banjir di Mangkang, bukan hanya kantong pasir.

Tak sedikit yang berharap ada upaya nomalisasi untuk Sungai Bringin. “Tolong di normalisasi pak sungainya,” tulis pengguna akun Instagram @grxisn.

“Normalisasi sungainya pak. Jangan menunggu dari pusat kelamaan,” timpal pengguna akun Instagram @danang2070.

“Desain struktur kudu yang mumpuni pak. Jangan cuma pondasi batu belah saja. Bila perlu kasih footplat. Kasihan sedulur Tugu. Sudah jalannya rusak, talut jebol,” ungkap pengguna akun Instagram @edieffendi20.

[Baca juga Tanggul Sungai Bringin Jebol, Mangkang Semarang Terendam]

Meski demikian, tindakan Hendi dengan mengecek langsung lokasi bencana banjir itu juga mendapatkan apresiasi dari warganet. Mereka berharap sang wali kota benar-benar mampu mengatasi masalah banjir di Kota Semarang meski secara perlahan.

Dikabarkan Semarangpos.com sebelumnya, tiga kawasan di Kecamatan Tugu tersebut memang direndam air bah cukup tinggi, Senin (5/2/2018), akibat jebolnya tanggul Sungai Bringin. Ketinggian banjir di kawasan tersebut bahkan ada yang mencapai pinggang orang dewasa. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…